ISI Bali Sulap Teba Modern Bernilai Seni Kreatif

IMG-20250828-WA0004
Foto: Gubernur Wayan Koster saat meninjau Teba Modern di ISI Bali yang dibalut karya seni rupa penuh warna. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Lingkungan kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Bali kini tampil lebih hidup dengan hadirnya Teba Modern, inovasi pengelolaan sampah organik yang berakar dari tradisi Bali yang merupakan bagian dari gerakan pengolahan sampah berbasis sumber.

Konsep ini lahir dari pengembangan metode teba tradisional, lubang tanah sedalam 2 hingga 2,5 meter untuk menimbun sampah yang kini diperkuat dengan beton, diberi penutup, dan difungsikan sebagai komposter.

Yang membuatnya istimewa, Teba Modern di ISI Bali dibalut karya seni rupa penuh warna. Permukaan beton dihiasi motif flora dan fauna tropis, menciptakan kesan artistik sekaligus menyampaikan pesan ekologis. Dari kejauhan, bentuknya tampak seperti instalasi seni kontemporer yang mempercantik kampus, namun sejatinya menjadi sarana pengolahan sampah ramah lingkungan.

Berita Terkait:  Walikota Denpasar Jaya Negara Kembali Serahkan Bantuan Sosial Pasca Bencana Tahap Tiga

Mahasiswa seni rupa ISI Bali berperan aktif dalam melahirkan ide ini. Mereka menjadikan sarana pengolahan sampah sebagai media edukasi visual, memperlihatkan bahwa seni dapat berjalan beriringan dengan kesadaran lingkungan. Para akademisi menilai langkah tersebut sebagai integrasi nyata antara seni dan sains yang mampu menginspirasi masyarakat luas.

Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi langkah kreatif ISI Bali. Ia menegaskan, Teba Modern merupakan bagian dari gerakan pengolahan sampah berbasis sumber yang saat ini gencar digalakkan di seluruh Bali.

Berita Terkait:  Wawali Arya Wibawa Teken MoU Pidana Kerja Sosial bagi Terpidana Bersama Kejari Denpasar

“Saya mengajak masyarakat, baik di kota maupun desa, untuk ikut menerapkan Teba Modern. Mari kita balut fasilitas ini dengan karya seni sehingga tempat pengolahan sampah tidak hanya fungsional, tetapi juga eksotik dan indah dipandang,” ujar Koster, Rabu (27/08/2025).

Hadirnya Teba Modern Kreatif di lingkungan kampus ISI Bali sekaligus menegaskan bahwa pengelolaan sampah bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, indah, dan inspiratif. Dari tradisi lokal lahir solusi berkelanjutan, memperkuat gerakan Bali menuju pulau bersih dan berbudaya. (rah)

Berita Terkait:  Lepas Kajari Klungkung I Wayan Suardi, Bupati I Made Satria Apresiasi Sinergi dan Pendampingan Tata Kelola Pemerintahan

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI