4 Destinasi Wisata Populer di Karangasem Bali, Ada Pura Luhur yang Indah dan Ikonik

BARO AGUS F 43
Taman air Tirta Gangga yang menjadi destinasi wisata favorit di Karangasem.(barometerbali/dok.tourism.karangasemkab.go.id)

Barometer Bali | Karangasem – Bali memang selalu punya daya tarik tak ada habisnya.

Namun, beberapa tahun belakangan terlalu banyak wisatawan yang hanya fokus ke Kuta, Ubud, dan Canggu.

Padahal, terdapat satu wilayah di Bali Timur yang menyimpan begitu banyak pesona.

Wilayah tersebut adalah Kabupaten Karangasem.

Daerah ini menawarkan pengalaman berbeda karena memadukan keindahan alam, nuansa budaya, dan peninggalan sejarah.

Mulai dari taman air kerajaan, pantai berpasir putih yang tenang, desa adat kuno, hingga pura megah dengan panorama ikonik.

Bagi anda yang memiliki rencana liburan ke Bali, berikut lima destinasi wisata di Karangasem yang tidak boleh dilewatkan.

1. Desa Tenganan Pegringsingan

Karangasem punya wisata budaya yang tak kalah menarik dari wilayah lain di Bali, yaitu Desa Tenganan Pegringsingan.

Desa ini termasuk Bali Aga, yaitu komunitas asli Bali yang masih mempertahankan tradisi kuno sebelum masuknya pengaruh kerajaan Majapahit.

Dilansir dari laman jadesta.kemenparekraf.go.id, di Tenganan, pengunjung bisa melihat rumah adat khas yang dibangun dari batu merah, batu sungai, dan tanah.

Berita Terkait:  Jadi Lebih Kenal Satu Sama Lain! Ini 5 Manfaat Liburan Bareng Sahabat

Selain itu, ada berbagai kerajinan tradisional seperti anyaman bambu dan kain tenun ikat Geringsing yang terkenal hanya diproduksi di desa ini.

Warga Tenganan juga masih menjalankan upacara adat secara turun-temurun, yang bisa disaksikan wisatawan jika datang pada waktu tertentu.

Yang menarik, masyarakat desa masih memegang teguh konsep Tri Hita Karana, yakni keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

Mengunjungi Tenganan memberi pengalaman budaya otentik sekaligus kesempatan berinteraksi langsung dengan penduduk lokal.

2. Tirta Gangga

Melansir laman tourism.karangasemkab.go.id, Tirta Gangga dikenal sebagai salah satu ikon wisata paling terkenal di Karangasem.

Tempat ini dulunya merupakan istana air yang dibangun pada 1948 oleh Raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem. Nama “Tirta Gangga” sendiri diambil dari Sungai Gangga di India yang dianggap suci.

Berita Terkait:  8 Objek Wisata Terbaik di Bali yang Paling Disukai Anak-anak, Cocok untuk Liburan Bersama Keluarga

Begitu masuk ke area taman, pengunjung akan disambut pemandangan kolam jernih berisi ikan hias berwarna-warni, air mancur artistik, serta jalan setapak batu yang sering dijadikan spot foto.

Suasananya tenang dengan udara sejuk khas pedesaan Bali Timur.

Tak hanya cantik untuk bersantai dan berfoto, Tirta Gangga juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang kuat, sehingga menjadi tujuan favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.

3. Pantai Bias Tugel

Bagi pecinta pantai yang mencari suasana lebih tenang, Pantai Bias Tugel bisa jadi pilihan tepat.

Dilansir dari tourism.karangasemkab.go.id, letak Pantai ini tidak jauh dari Pelabuhan Padang Bai, sehingga aksesnya cukup mudah.

Pantai mungil ini terkenal dengan pasir putihnya yang halus serta laut berwarna biru toska yang jernih dan memanjakan mata.

Wisatawan biasanya datang untuk berenang, snorkeling, atau sekadar duduk santai menikmati deburan ombak. Karena keindahan pasir putihnya, pantai ini juga sering disebut sebagai “White Sand Beach”.

Berita Terkait:  Diterpa Isu Negatif, Pariwisata Bali Tetap Kokoh, Wisman Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Untuk masuk ke area pantai, pengunjung hanya dikenakan biaya parkir kendaraan.

Suasana yang sepi dan alami membuat Bias Tugel jadi surga kecil tersembunyi di Karangasem.

4. Pura Lempuyang Luhur

Terakhir, jangan lewatkan destinasi Pura Lempuyang Luhur.

Pura ini berada di Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem.

Dilansir dari karangasemkab.go.id, Pura Lempuyang Luhur memiliki Spot paling populer yang dikenal sebagai “Gerbang Surga” dengan latar Gunung Agung yang megah.

Foto di tempat ini sering berseliweran di Instagram dan menjadi daya tarik utama wisatawan yang berkunjung.

Namun, untuk mencapai puncak pura, pengunjung harus menyiapkan tenaga ekstra karena harus menaiki lebih dari 1.700 anak tangga.

Meski cukup menantang, pemandangan yang menanti di atas benar-benar sepadan dengan perjuangan yang dilalui.

Pura Lempuyang buka setiap hari pukul 07.00–18.00 WITA dengan tiket masuk Rp 30.000 per orang. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI