Polisi Ungkap Motif Pelaku Pembunuhan Endang Sulastri di Kute Bali

IMG-20251017-WA0107
Pelaku pembunuhan Endang Sulastri di kute, pada Jumat (17/10/2025) (Barometerbali/rian)

Barometer Bali | Denpasar – Polisi berhasil ungkap motif kasus pembunuhan Endang Sulastri (41), bos pemilik bar pantai di Legian, Kuta. Perempuan asal Banyuwangi itu dibunuh oleh suami sirinya, Kamal Mopangga (33) lantaran sakit hati.

Kapolsek Kuta Kompol Agus Riwayanto Diputra menjelaskan bahwa pelaku mengaku membunuh korban lantaran kecewa sering dihina oleh korban setiap kali keduanya cekcok.

“Korban berkata kasar dan mencaci maki tersangka dengan kata binatang dan membawa-bawa suku dan keturuan atau keluarga,” ujar Kompol Agus saat konferensi pers di Polresta Denpasar, Jumat (17/10/2025).

Berita Terkait:  Ny Putri Koster Dukung Wakil dari Bali di Ajang Pemilihan Putra Putri Pelajar Indonesia

Kompol Agus menerangkan, peristiwa ini bermula dari cekcok antara pelaku dan korban ketika pulang ke rumah kontrakan setelah tutup bar pada Sabtu (11/10/2025).

Dalam perjalanan keduanya berdebat mengenai pekerja di bar. Namun perdebatan itu membuat pelaku tidak nyaman karena korban selalu menyudutkannya.

“Saat itu tersangka sakit hati dan langsung berpikir untuk berencana menghabisi nyawa korban,” jelasnya.

Tak berselang lama, pelaku akhirnya kembali ke bar mengambil pisau pemotong kelapa. Pisau itu kemudian dibawa ke kontrakan.

Berita Terkait:  Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Made Daging tak Sah, Gunakan Pasal Kedaluwarsa

Awalnya tersangka berencana membunuh korban ketika korban sedang tertidur.  Namun ketika tersangka masuk kamar ternyata korban belum tertidur. Saat itu korban meminta pelaku untuk memijat punggungnya tersangka kemudian menyuruh korban untuk duduk bersila.

“Ketika korban merasa enak dipijat bagian kepala sehingga kepala korban menghadap ke atas, tersangka langsung mengambil pisau dengan tangan kanan yang disembunyikan di bawah bantal. Setelah itu pisau langsung digunakan menggorok leher korban sebanyak 3 sampai 4 kali sambil menekan kearah dalam korban kejang-kejang sampai meninggal,” paparnya.

Berita Terkait:  Pangdam IX Udayana Resmikan Rusun di Badung, Dorong Moril dan Kesiapan Tugas Prajurit

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh salah satu karyawan korban setelah menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam kamar. Sementara pelaku melarikan diri usai membunuh korban.

“Setelah mendapatkan data terkait terduga pelaku, tim gabungan langsung melakukan penyelidikan. Kurang dari 24 jam pelaku berhasil diamankan di daerah Bitung, Sulawesi Utara,” imbuhnya.***

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI