Bupati Bangli Hadiri Upacara Nyatur Piodalan di Padmasana Kantor Bupati, Doakan Keselamatan dan Kemakmuran

IMG-20251114-WA0015_w2PgKEH83J_SUbcaW370o
Foto: Bupati Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri upacara Nyatur Piodalan di Pura Padmasana, Kantor Bupati Bangli, Jumat, (14/11/25). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Bangli – Bupati Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri upacara Nyatur Piodalan di Pura Padmasana, Kantor Bupati Bangli, Jumat, (14/11/25). Acara yang bertepatan dengan hari raya Sugian Bali ini dihadiri oleh para Pimpinan Perangkat Daerah serta para ASN dan Non ASN di Lingkungan Pemkab Bangli dan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Karang dari Griya Soka Duur Kangin Brahmana Bukit.

I Made Yuana Kartadi Natih, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesejahteraan Rakyat, menjelaskan bahwa Nyatur Piodalan bertujuan untuk memohon berkah keselamatan dan kesejahteraan baik ASN dan Non ASN serta masyarakat Bangli. Upacara ini merupakan wujud rasa syukur dan bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas rahmat dan kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan di Bangli, ucap Yuana.

Berita Terkait:  Wujudkan 'Langkah Kecil Dampak Besar' Bupati Bangli Resmikan Hutan Adat Giri Upawana di Banjar Linjong

Bupati Sedana Arta menyampaikan pentingnya kerukunan rohani dalam pemerintahan. “Nyatur Piodalan ini bukan sekedar tradisi, melainkan komponen vital kepemimpinan kita,” ujarnya.

Dalam merayakan Sugian Bali, hari penyucian, kita berupaya menyucikan niat dan tindakan kita, memastikan bahwa pelayanan kita kepada masyarakat dilandasi oleh kebenaran dan kasih sayang.

Ia juga menjelaskan pentingnya menyelaraskan upacara ini dengan Sugian Bali, dengan menekankan perannya dalam menyucikan individu (Bhuana Alit) dan alam semesta (Bhuana Agung). Dengan menyucikan diri, kita lebih siap untuk mengabdi kepada masyarakat dan mengelola tanggung jawab kita dengan integritas, tambahnya.

Berita Terkait:  Tabanan Targetkan Peningkatan Predikat Kabupaten Layak Anak di Tahun 2026, Evaluasi Mandiri Mulai Diperkuat

Acara Piodalan Nyatur yang berlangsung selama dua hari ini, tidak hanya sekedar spiritual biasa bagi pegawai pemerintah, tetapi juga memperkuat nilai-nilai budaya yang mendasari semangat kemasyarakatan Bangli. Komitmen Bupati untuk mengintegrasikan nilai-nilai adat dan agama Hindu ke dalam tata kelola pemerintahan mencerminkan visi yang lebih luas untuk pembangunan berkelanjutan dan kaya budaya di Kabupaten Bangli.

Berita Terkait:  Pertahankan Prestasi Nasional, Pemkab Bangli Gelar Pendampingan Penyusunan LPPD 2025 Bersama Kemendagri

Acara ini diharapkan dapat meningkatkan moral dan dedikasi staf pemerintah di Kabupaten Bangli, serta menciptakan lingkungan kerja yang berakar pada prinsip-prinsip etika dan kesejahteraan masyarakat. Seiring kemajuan Bangli, perpaduan nilai-nilai tradisional dan tata kelola pemerintahan modern menjanjikan masa depan yang baik dan sejahtera bagi masyarakat Bangli. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI