Kearifan Lokal Jadi Kunci Percepatan Pemulihan Pasca Bencana di Jembrana

IMG-20260121-WA0029_URFhX4OE7z
Foto: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, meninjau langsung sejumlah titik lokasi yang terdampak bencana angin puting beliung pada Rabu (21/1). (barometerbali/hum/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, meninjau langsung sejumlah titik lokasi yang terdampak bencana angin puting beliung pada Rabu (21/1). Kejadian yang terjadi pada dini hari tersebut mengakibatkan puluhan keluarga mengalami kerusakan bangunan, terutama pada bagian atap rumah.

Dalam kunjungannya meninjau warga terdampak bencana di Kelurahan Dauhwaru dan Desa Batuagung, Bupati Kembang menekankan pentingnya kearifan lokal dalam mitigasi bencana. Beliau meminta warga untuk segera “Gedig Kulkul” (membunyikan kentongan) sebagai tanda peringatan dini dan panggilan untuk gotong-royong saat bencana terjadi.

Berita Terkait:  Tabanan Sabet Prestasi Nasional di Lomba Desa Ekspor 2025

Pihaknya juga menginstruksikan agar penanganan pascabencana dilakukan secara kolektif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan aparat.

“Langkah pertama, kita bersihkan dulu, libatkan semua masyarakat. Ini untuk menumbuhkan rasa empati. Ada bencana agar tergerak, siapa pun yang kena bencana tergerak semua. Aparat yang datang semua juga ikut membersihkan,” ujar Bupati Kembang.

Berita Terkait:  Bupati Adi Arnawa Tegaskan Kesiapan Badung Kawal Program Prioritas Presiden

Ia menargetkan pemulihan fisik dapat selesai dalam waktu singkat agar beban psikologis warga tidak bertambah. “Hitungan jam agar genteng terpasang, agar tidak ada bekas-bekas bencana, sehingga masyarakat yang terdampak dapat kembali segera beraktivitas normal,” harapnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jembrana juga telah menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup akibat bencana angin puting beliung tersebut.

Berita Terkait:  Bupati Kembang Serahkan Bedah Warung, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Mengingat curah hujan yang tinggi dan angin kencang yang kerap melanda wilayah Jembrana belakangan ini, Bupati menghimbau warga untuk selalu waspada dan mengoptimalkan fungsi kulkul sebagai sarana komunikasi tradisional yang efektif dalam situasi genting. (hum/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI