Hasil Poling Grup WA Jadi Sorotan, Dr. dr. Andre Yulius, M.H.: Jangan Lagi Tergiur Money Politics Saat Memilih Pemimpin

IMG-20260222-WA0002
Foto: Hasil poling yang beredar di grup WhatsApp SMS memantik perhatian publik. (barometerbali/redho)
Barometer Bali | Sidoarjo – Hasil poling yang beredar di grup WhatsApp SMS memantik perhatian publik. Dalam poling tersebut, muncul berbagai tanggapan terkait kepemimpinan Bupati Sidoarjo, Subandi. Menanggapi hal itu, Dr. dr. Andre Yulius, M.H., yang dikenal masyarakat dengan sebutan “dokter rakyat”, menyampaikan rasa kecewa dan ketidakpuasannya terhadap jalannya pemerintahan saat ini.
Dalam keterangannya, Dr. Andre menilai bahwa suara yang muncul dalam poling tersebut bukan sekadar opini biasa, melainkan cerminan kegelisahan sebagian masyarakat yang menginginkan perubahan nyata. Ia menyebut, kepemimpinan daerah seharusnya mampu menghadirkan sistem pemerintahan yang berjalan efektif, responsif, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.
“Kesejahteraan rakyat sangat bergantung pada sistem pemerintahan yang dibangun oleh pemimpinnya. Jika sistemnya tidak berjalan dengan baik, tidak memiliki arah yang jelas, dan tidak mampu berbuat apa-apa, maka harapan masyarakat untuk hidup lebih sejahtera akan sulit terwujud,” tegasnya.
Menurutnya, jabatan publik bukanlah sekadar simbol kekuasaan, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan. Ia mengingatkan bahwa ketika pemimpin lebih mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Lebih jauh, Dr. Andre juga menyoroti fenomena money politics yang masih kerap terjadi dalam setiap momentum pemilihan. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan tidak lagi tergiur dengan iming-iming materi sesaat.
“Ke depan, masyarakat tolong jangan memilih hanya karena uang. Pilihlah pemimpin yang memiliki figur yang tepat, integritas yang kuat, kemampuan yang nyata, serta komitmen untuk membangun kesejahteraan rakyat,” ujarnya dengan nada serius.
Dr. Andre berharap, masyarakat Sidoarjo semakin kritis dalam menilai rekam jejak, program kerja, dan kapasitas calon pemimpin. Baginya, pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu membangun sistem yang kuat, bekerja nyata, serta hadir memberikan solusi, bukan hanya tampil dalam seremoni tanpa perubahan berarti
Pernyataan ini pun menjadi refleksi bersama bahwa suara rakyat adalah fondasi utama dalam demokrasi. Ketika rakyat cerdas dan berani menentukan pilihan berdasarkan hati nurani serta pertimbangan rasional, maka peluang lahirnya kepemimpinan yang membawa perubahan positif akan semakin besar.
Di tengah dinamika politik daerah, pesan yang disampaikan “dokter rakyat” ini menjadi pengingat penting: kesejahteraan masyarakat bukanlah janji kosong, melainkan hasil dari kepemimpinan yang visioner, berintegritas, dan benar-benar bekerja untuk rakyat. (Redho)
Berita Terkait:  Kader Pemuda Pancasila Maju Pilkades, Abah Mursidi: Semoga Amanah dan Berkontribusi untuk Desa

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI