Yowana Bali Sumringah Ditraktir, Koster Rayakan Tumpek Klurut dengan Kopi dan Be Guling

Screenshot_20260302_122556_WhatsAppBusiness
Di salah satu coffee shop, suasana tampak santai dan penuh keakraban. Gubernur Koster berbaur dengan para pengunjung yang didominasi anak muda (yowana). (barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali, Wayan Koster, merayakan Rahina Tumpek Klurut yang sarat makna tresna asih dengan cara membumi dan penuh kehangatan. Momentum hari kasih sayang dalam kearifan lokal Bali ini diisi dengan aksi berbagi, yakni mentraktir ribuan cup kopi di sejumlah coffee shop di Denpasar, Sabtu (3/1).

Selain kopi, Gubernur Koster juga membagikan menu babi guling di Warung Men Wenci, kawasan Sangeh, Kabupaten Badung. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pelaku UMKM lokal. Sejak pagi, lokasi tersebut dipadati warga, bahkan dua ekor be guling habis dalam waktu singkat.

Berita Terkait:  Sekda Eddy Mulya Hadiri Upacara Majaya-Jaya Bendesa dan Prajuru Desa Adat Kesiman

Di salah satu coffee shop, suasana tampak santai dan penuh keakraban. Gubernur Koster berbaur dengan para pengunjung yang didominasi anak muda (yowana), berbincang ringan, hingga melayani permintaan foto bersama. Kehadirannya pun menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Menurut Koster, Tumpek Klurut merupakan momentum penting untuk menumbuhkan rasa kasih sayang, mempererat hubungan sosial, serta memperkuat jati diri masyarakat Bali.
.“Tumpek Klurut ini kita maknai sebagai hari kasih sayang. Momentum untuk berbagi, membangun interaksi hangat, terutama dengan generasi muda, sekaligus mendukung UMKM lokal,” ujarnya.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Bali Tri Wibowo Aji, Siap Kolaborasi Majukan Bali

Ia menjelaskan, perayaan dilakukan secara niskala dan sekala. Secara niskala melalui persembahyangan di Pura, sementara secara sekala diwujudkan lewat interaksi langsung dengan masyarakat di ruang publik.

Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi. Salah satu pengunjung, Prama asal Denpasar, mengaku senang bisa merasakan langsung momen kebersamaan tersebut.
“Kebetulan lagi weekend, terus dapat traktiran dari Pak Gubernur. Senang sekali, apalagi ini jadi momen indah di awal tahun,” ungkapnya.

Koster juga menegaskan, UMKM memiliki peran strategis dalam menjaga budaya sekaligus menjadi wadah kreativitas generasi muda. Oleh karena itu, momentum Tumpek Klurut dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Berita Terkait:  Semarapura Contest Platycerium 2026 Resmi Ditutup, Wabup Tjok Surya Apresiasi Panitia

Menurutnya, nilai-nilai kearifan lokal Bali harus terus dirawat dan diaktualisasikan agar tetap relevan di era modern. Hal tersebut penting untuk menjaga identitas dan karakter krama Bali sebagai warisan leluhur.

Sebagai penutup rangkaian perayaan, Koster turut menghadirkan hiburan musik di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar pada malam harinya.
“Musiknya dikemas agar menghadirkan suasana yang tenang, damai, lan becik, sehingga masyarakat bisa menikmati kebersamaan dengan nyaman,” pungkasnya. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI