Barometer Bali | Denpasar – Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan upaya pencarian terhadap I Wayan Suta (L/50) nelayan asal Semawang, Sanur yang hilang di perairan Nusa Penida, pada Sabtu (7/3/2026) pagi.
Kapten Kapal KN SAR Arjuna 229, Arif Yulianto yang memimpin Operasi SAR menerangkan bahwa tim SAR gabungan sejak pagi tadi pukul 07.15 Wita telah melaksanakan pencarian lanjutan dengan mengerahkan dua alut SAR, diantaranya satu unit Rigit Inflatable Boat (RIB) Basarnas dan satu unit speed boat dari Bakamla.
Sesuai dengan rencana Operasi SAR, pencarian dilakukan pada radius 16 NM arah barat lokasi kejadian dengan jarak tempuh keseluruhan mencapai 55 NM. Upaya lainnya dilakukan melalui koordinasi bersama nelayan sekitar yang melintasi area tersebut. “Tadi tim SAR sudah berkoordinasi dengan nelayan yang melintasi area pencarian apabila melihat tanda tanda keberadaan korban agar melaporkan ke Basarnas,” ucap Arif Yulianto.
Pencarian pada sorti pertama dilakukan selama 2,5 jam, selanjutnya tim SAR sandar di Pelabuhan Benoa dan akan kembali penyisiran siang hari nanti. “Saat ini cuaca cerah dan jarak pandang luas, semoga pada sorti berikutnya kondisi cuaca tetap mendukung pencarian,” imbuhnya.
Sesuai dengan regulasi dan evektivitas pencarian, operasi SAR akan tetap berlangsung hari ini hingga 5 hari kedepan, apabil korban belum ditemukan. Unsur SAR gabungan yang terlibat pencarian hari ini diantaranya TNI AL, Polairud Polda Bali, Polairud Mabes Polri, Bakamla dan Basarnas.
Sebelumnya diberitakan I Wayan Suta hilang saat melaut di perairan Nusa Penida Pada jumat, (6/3/2026). (rah)










