Barometer Bali | Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali menargetkan pencapaian kedaulatan pangan sebagai arah utama pembangunan sektor pangan daerah.
Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK Perwakilan Provinsi Bali terkait strategi ketahanan pangan daerah.
Menurut Dewa Indra, isu pangan telah menjadi salah satu misi utama Gubernur Bali pada periode 2025–2030. Namun, target yang ingin dicapai tidak berhenti pada ketahanan pangan, melainkan menuju kedaulatan pangan.
“Kedaulatan pangan dimaknai sebagai kemampuan Bali berdaulat penuh atas jenis, kualitas, dan pengelolaan pangannya sendiri. Jadi, menurut Pak Gubernur, kedaulatan pangan lebih tinggi nilainya dari ketahanan pangan,” jelasnya di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (6/2).
Ia menambahkan bahwa kedaulatan pangan akan dicapai melalui penguatan regulasi, perlindungan lahan pertanian, serta peningkatan penyerapan pangan lokal. (red)











