Gubernur Koster Instruksikan Kadis Gunakan Data BPS, Program Pembangunan Bali Harus Tepat Sasaran

IMG-20260207-WA0063
Gubernur Koster menerima audiensi Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (6/2). (barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali agar menjadikan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai rujukan utama dalam merancang program pembangunan daerah.

Instruksi tersebut disampaikan saat menerima audiensi Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (6/2).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster menegaskan bahwa data statistik yang akurat menjadi fondasi penting dalam menjalankan visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Berita Terkait:  Bupati Satria Dorong Pelestarian Tradisi Budaya Lewat Dana Bantuan Ngaben Massal

“Data dari BPS ini sangat penting. Ini menjadi rujukan utama kita dalam merancang program pembangunan Bali agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan krama Bali,” tegas Gubernur Koster.

Kepala BPS Bali memaparkan sejumlah indikator sosial ekonomi Bali tahun 2025. Perekonomian Bali tercatat tumbuh 5,82 persen secara tahunan (c-to-c), menjadi pertumbuhan tertinggi dalam tujuh tahun terakhir dan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.

Berita Terkait:  Bupati Sanjaya Hadiri Perayaan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh di Tabanan

Struktur ekonomi Bali masih didominasi sektor akomodasi dan makan minum, perdagangan, transportasi, konstruksi, serta industri pengolahan.

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025 mencapai 6,94 juta kunjungan, melampaui kondisi sebelum pandemi, sementara perjalanan wisatawan nusantara tercatat lebih dari 26,6 juta perjalanan.

Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Koster menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus menggunakan data statistik tersebut sebagai dasar perencanaan kebijakan pembangunan yang lebih terarah.

Berita Terkait:  Hapus Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Tabanan Bedah Rumah Senilai Rp275 Juta Melalui CSR BPD

Audiensi ini juga membahas sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan BPS dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai basis penguatan perencanaan pembangunan Bali ke depan. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI