Investasi Condotel di Bali Kian Menjanjikan, Tertarik untuk Memiliki?

BARO MAR F 33
Swiss-bellhotel Arjuna Double Six Legian, Badung, Bali. (barometerbali/dok.detiknews)

Barometerbali.com | Denpasar – Bali hingga kini merupakan salah satu destinasi wisata yang paling populer di dunia.

Keindahan alam nan eksotis serta kekayaan budayanya menjadi magnet yang mampu menarik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Data Badan Pusat Statistik mencatat jumlah wisatawan mancanegara ke Bali dari tahun ke tahun makin naik, setelah masa COVID-19.

Kemudian, tingkat okupansi hotel bintang empat dan bintang lima di Bali juga mengalami peningkatan.

Bagaimana hubungannya dengan investasi properti di Bali khususnya kondotel?

Kenaikan wisatawan dan tingkat okupansi hotel akan berimplikasi pada Return of Investment yang akan didapat oleh para investor.

Dengan demikian, investasi kondotel di Bali akan menjadi instrumeninvestasi yang sangat menjanjikan.

Adapun dalam memilih properti kondotel, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar investasi tersebut dapat memberikan keamanan dan keuntungan yang luar biasa.

Ada tiga aspek yang berkaitan dalam berinvestasi properti kondotel diantaranya adalah lokasi, operator yang akan mengelola, dan siapa pengembang kondotel tersebut.

Berita Terkait:  Manfaat Intermittent Fasting Dapat Pengaruhi Aktivitas Otak dan Usus, Selain Menurunkan Berat Badan

Seperti properti kondotel yang baru diluncurkan oleh Binakarya Group, yaitu Swiss-belhotel Arjuna Double Six yang berlokasi di kawasan Seminyak Bali.

Ketiga aspek tersebut dimiliki oleh kondotel yang merupakan kondotel ketiga yang dikembangkan oleh Binakarya Group.

1. Lokasi Prestis

Semakin banyak hotel baru bermunculan di kawasan Bali, namun tidak semuanya memiliki lokasi yang premium dan strategis.

Dalam berinvestasi kondotel, pilih lokasi yang berada di kawasan wisata yang ramai dan popular sehingga target pasar dari hotel tersebut sudah jelas dan pasti.

Ratdi Gunawan, Marketing Consultant Swiss-belhotel Arjuna Double Six mengatakan “Demand yang tinggi akan menghasilkan tingkat okupansi hotel yang tinggi dan room rate yang tinggi, sehingga pendapatan hotel tinggi. Pada akhirnya, pendapatan hotel yang tinggi akan menghasilkan pengembalian investasi atau Return of Investment yang cepat untuk investor”.

Kawasan Legian dan Seminyak merupakan salah satu kawasan wisata paling bergengsi di Bali.

Berita Terkait:  Waspada! 15 Jenis Makanan Ini Berisiko Mengandung Mikroplastik Tertinggi

Kawasan tersebut sangat dekat dengan bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan dipenuhi oleh butik dan pertokoan, restoran, café, dan nightclub terpopuler di Bali.

Ditambah, akses selangkah ke pantai yang membentang dari Kuta hingga Seminyak menjadikan kawasan tersebut sangat istimewa.

“Swiss-belhotel Arjuna Double Six memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki hotel lain karena berada di lokasi sangat prestis, yaitu di Jalan Arjuna Double Six yang merupakan perbatasan antara Legian dan Seminyak.” ujar Ratdi.

2. Operator Hotel Terbaik

Pelayanan dan fasilitas terbaik yang dimiliki sebuah hotel tentu tidak terlepas dari siapa operator hotel yang mengelolanya.

Operator terbaik dan berpengalaman memiliki komitmen untuk menghasilkan tingkat okupansi yang tinggi dan room rate terbaik sehingga dapat memberikan ROI yang maksimal bagi para investor.

Swiss-belhotel Arjuna Double Six dikelola oleh Swiss-belhotel International yang merupakan salah satu Grup Manajemen Hotel dengan pertumbuhan dan ekspansi tercepat di dunia.

“Pengalaman Swiss-belhotel International telah terbukti dengan pengelolaan 2 hotel bintang empat yang dibangun oleh Binakarya Group sebelumnya, yaitu Swiss-belhotel Tuban di Kuta dan Swiss-belresort Watu Jimbar di Sanur yang memiliki tingkat okupansi rata-rata 80% sepanjang tahun.” Ratdi menjelaskan.

Berita Terkait:  Waspada ‘Kalap Makan’ saat Lebaran, Ini Cara Nikmati Opor dan Rendang Tetap Aman

3. Pengembang Berpengalaman

Pengembang yang berpengalaman akan menghasilkan sebuah properti dengan kualitas bangunan terbaik.

Binakarya Group dengan kesuksesan 2 kondotel sebelumnya, yaitu Swiss-belhotel Tuban di Kuta dan Swiss-belresort Watu Jimbar di Sanur, senantiasa berinovasi dalam pengembangan-pengembangan properti selanjutnya.

Swiss-belhotel Arjuna Double Six dibangun dengan konsep desain yang modern dan mewah dengan sentuhan budaya Bali yang eksotis dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas berkualitas seperti Swimming Pool, Restaurant, Club Lounge, Fitness Centre, dan Spa.

Adapun investor akan mendapatkan ROI sebesar 24% dalam 3 tahun serta Free Stay sebanyak 21 poin setiap tahunnya.

Pada periode launching, Binakarya Group memberikan promo yaitu harga perdana dengan angsuran bertahap 30X tanpa bunga. (ari)

 

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI