Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Melaspas dan Padudusan Alit Pura Kawitan Batur Panti Tembawu

IMG-20260403-WA0031_kfz8n3aa60
Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Melaspas dan Pedudusan Alit Pura Batur Panti Kawitan Arya Wang Bang Pinatih, Desa Adat Tembawu, Jumat (3/4). (barometerbali/ays/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Melaspas dan Pedudusan Alit Pura Batur Panti Kawitan Arya Wang Bang Pinatih, Desa Adat Tembawu, Jumat (3/4). Pada kesempatan itu, Walikota Jaya Negara juga sekaligus melaksanakan mendem pedagingan di Gedong Pura Kawitan dan ngaturang Punia.

Tampak hadir juga dalam kesempatan ini, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Budha, Kadis Perkim Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Antara, beserta tokoh setempat.

Berita Terkait:  Mulai 1 April TPA Suwung Hanya Terima Sampah Residu, Koster Minta Desa Bergerak Kelola Sampah dari Hulu

Di sela kegiatan berlangsung, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas semangat gotong-royong dan kebersamaan masyarakat pengempon dalam mendukung pembangunan di Pura Kawitan Batur Panti, Desa Adat Tembawu pasca musibah tumbangnya sebuah pohon beringin besar yang menimpa pelingih-pelingih di Pura ini pada dua tahun lalu tepatnya pada tanggal 7 April 2024 silam.

Pihaknya juga mengatakan bahwa upacara pemelaspasan serangkaian rampungnya Pembangunan Gedong, Tajuk, Pelinggih Betara dan Padma ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, sehingga dapat menjadi momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

Berita Terkait:  Jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Bupati Satria Ajak Umat Perkuat Sikap Menyama Braya

“Dengan pelaksanaan upacara pemelaspasan ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana,” ujarnya.

Sementara Panitia Karya, I Wayan Kaler mengatakan dengan rampungnya pembangunan Gedong, Tajuk, Pelinggih Betara hingga Padma ini usai musibah pohon tumbang yang menimpa pura, maka diadakan pemelaspasan serta mendem pedagingan.

Berita Terkait:  Bupati Perintahkan Seluruh Pegawai Badung Bangun Budaya Pilah Sampah

Pelaksanaan pembangunan ini telah dilaksanakan kurang lebih satu tahunan. Dimana karya ini di Puput oleh Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Gandha Kusuma, dari Griya Tegeh Gandha Buawana.

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemkot Denpasar karena telah memberikan bantuan dalam renovasi pembagunan Pura Batur Panti Tembawu ini. Dan kami berharap dengan pelaksanaan upacara ini agar dapat terus mempertahankan tradisi, adat, dan budaya serta keharmonisan umat di Kota Denpasar,” katanya. (Ays/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI