Barometer Bali | Denpasar – Bursa calon Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Bali mulai menghangat menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Bali 2026. Bakal calon Ketua IMI Bali, I Nyoman Arta Wirawan, resmi mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Pengprov IMI Bali, Nexx Coffee, Jalan Diponegoro, Denpasar, Rabu (26/8/2026).
Pengambilan formulir tersebut menegaskan keseriusan Arta Wirawan untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan organisasi otomotif Bali. Ia menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan pencalonan sesuai mekanisme dan aturan organisasi.
Namun, di tengah bergulirnya tahapan pencalonan, Arta turut menyoroti hasil verifikasi klub yang akan mengikuti Musprov IMI Bali. Pasalnya, dari hasil verifikasi Pengurus Pusat (PP) IMI, hanya 10 klub ditetapkan sebagai peserta, sementara 26 klub lainnya berstatus peninjau.
Hasil tersebut tertuang dalam surat PP IMI Nomor 523/IMI/C/VIII/2026 tertanggal 24 Agustus 2026 tentang Verifikasi Klub Peserta Musprov. Surat ditujukan kepada Ketua IMI Bali Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna dan ditandatangani Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi PP IMI, John Ismadi Lubis.
IGNITY Bali Berstatus Peninjau
Salah satu klub yang tercantum dalam hasil verifikasi tersebut adalah IGNITY Bali, yang ditetapkan sebagai peninjau.
IGNITY Bali diketahui mengantongi Tanda Klub Terdaftar (TKT) Nomor 0006/IMI/TKT/17/2018 yang diterbitkan di Jakarta pada 17 Januari 2018. Dokumen tersebut ditandatangani Ketua IMI Bali saat itu, I Nyoman Seniweca, bersama Ketua IMI Pusat Sadikin Aksa.
Status IGNITY Bali sebagai peninjau menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian menjelang Musprov.
Terlebih, PP IMI masih membuka ruang bagi klub maupun IMI Bali untuk mengajukan sanggahan atas hasil verifikasi tersebut.
Dalam ketentuan verifikasi disebutkan, klub dan IMI Bali diberikan masa sanggah selama tiga hari kerja setelah hasil verifikasi diterbitkan. Sanggahan dapat disampaikan melalui email sesuai mekanisme yang telah ditetapkan PP IMI.
Dengan demikian, status peserta maupun peninjau dalam hasil verifikasi masih dapat diklarifikasi melalui mekanisme organisasi selama masa sanggah berlangsung.
Arta: Berikan Ruang Klarifikasi
Arta Wirawan menilai verifikasi klub merupakan tahapan krusial karena berkaitan dengan legitimasi peserta dalam Musprov. Karena itu, menurutnya, setiap keberatan terhadap status klub harus memperoleh ruang penyelesaian secara transparan melalui mekanisme yang telah disediakan organisasi.
“Yang terpenting seluruh proses berjalan sesuai aturan dan mekanisme organisasi. Kalau memang ada data atau status klub yang perlu diklarifikasi, tentu harus diberikan ruang melalui mekanisme sanggah yang sudah ditetapkan,” kata Arta.
Ia berharap tahapan menuju Musprov IMI Bali dapat berlangsung transparan, tertib dan memberikan penghormatan terhadap hak setiap klub sesuai kedudukannya dalam organisasi.
Arta juga menegaskan pencalonannya bukan semata-mata untuk mengikuti perebutan kursi Ketua IMI Bali. Musprov, menurutnya, harus menjadi momentum melakukan konsolidasi sekaligus memperkuat organisasi agar semakin profesional.
“Musprov bukan hanya momentum pergantian kepemimpinan, tetapi harus menjadi kesempatan memperkuat konsolidasi organisasi dan membangun IMI Bali yang semakin profesional serta mampu menaungi perkembangan olahraga otomotif di Bali,” tegasnya.
Dengan tahapan pencalonan, verifikasi klub dan masa sanggah yang masih berjalan, Arta berharap seluruh pihak menjaga kondusivitas serta mengedepankan aturan organisasi hingga Musprov IMI Bali 2026 tuntas dilaksanakan. (red/rah)











