Barometer Bali | Nusa Penida – Konsulat Jenderal Australia di Bali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan mendukung kegiatan pembersihan pantai dan edukasi pengelolaan sampah di Kawasan Konservasi Laut Nusa Penida. Kegiatan yang berlangsung pada 6 Juni 2026 tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Coral Triangle Centre (CTC) dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Konsul Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, secara langsung membuka kegiatan yang mempertemukan Kementerian Kelautan dan Perikanan, instansi terkait Pemerintah Provinsi Bali, masyarakat lokal, organisasi non-pemerintah, serta para relawan dalam upaya membersihkan sampah di kawasan pantai dan perairan Nusa Penida.
Dalam sambutannya, Stevens menegaskan bahwa Australia dan Indonesia memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian laut. Menurutnya, hubungan erat kedua negara sebagai tetangga sekaligus mitra menjadikan upaya perlindungan lingkungan sebagai kepentingan bersama. Ia juga menyebut Kawasan Konservasi Laut Nusa Penida sebagai destinasi favorit wisatawan Australia untuk aktivitas snorkeling dan menyelam, sehingga pelestarian ekosistem laut di kawasan tersebut menjadi hal yang penting.
Sebelum kegiatan bersih-bersih dimulai, CTC bersama Yayasan 4ocean memberikan edukasi kepada pelajar setempat mengenai pentingnya ekosistem mangrove, lamun, dan terumbu karang. Para siswa juga mendapatkan pemahaman tentang cara memilah sampah serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah sampah berakhir di laut.
Setelah sesi edukasi, Stevens bersama staf Konsulat Jenderal Australia bergabung dengan lebih dari 150 peserta dalam aksi bersih pantai di kawasan Pantai Sampalan dan sekitarnya. Sebanyak 20 penyelam turut diterjunkan untuk membersihkan area terumbu karang, sementara perahu-perahu mengumpulkan sampah yang mengapung di permukaan laut. Di akhir kegiatan, penghargaan diberikan kepada kelompok pelajar yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Konsulat Jenderal Australia di Bali dalam mendukung pelestarian lingkungan di Bali. Sebelumnya, Australia juga telah mendukung sejumlah program di Nusa Penida, termasuk restorasi terumbu karang di Kawasan Konservasi Laut Nusa Penida melalui program Bantuan Langsung periode 2025–2026. (rah)











