KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, Basarnas Balikpapan Kirim KN SAR Wisanggeni ke Perairan Banjarmasin

Screenshot_20260913_170153_ChatGPT
KIRIM KN SAR WISANGGENI - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo. (Barometer Bali/Rah/Red)

Barometer Bali | Balikpapan – Upaya pencarian kapal Virgo Transport 8 yang dilaporkan mengalami kecelakaan dan diduga tenggelam di perairan Banjarmasin mendapat tambahan kekuatan dari Basarnas Balikpapan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan mengirim KN SAR Wisanggeni menuju lokasi kejadian. Kapal tersebut bertolak dari Balikpapan pada pukul 14.40 WITA dengan membawa tim penyelamat dan perlengkapan untuk mendukung operasi di laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, mengatakan pengerahan KN SAR Wisanggeni merupakan tindak lanjut permintaan bantuan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.

Berita Terkait:  Sejumlah Gunung Api Erupsi Bersamaan, PVMBG Tegaskan Tak Saling Berkaitan

“Siang hari ini kami memberangkatkan KN SAR Wisanggeni pada pukul 14.40 untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan,” kata Dody.

Menurut dia, personel yang diberangkatkan tidak hanya disiapkan untuk melakukan pencarian di permukaan. Peralatan penyelaman juga dibawa sebagai langkah antisipasi apabila kondisi operasi mengharuskan dilakukan pencarian di bawah permukaan air.

“Kapalmembawa personel serta peralatan SAR yang dapat digunakan untuk pencarian di permukaan air maupun penyelaman apabila nantinya dibutuhkan dalam operasi,” ujarnya.

Perjalanan menuju wilayah operasi bukan jarak pendek. Hasil pemetaan awal menunjukkan lokasi yang dituju berjarak sekitar 280 nautical mile (NM) dari Balikpapan. Dengan mempertimbangkan kondisi pelayaran dan kemampuan kapal, KN SAR Wisanggeni diperkirakan membutuhkan waktu 15 hingga 18 jam untuk mencapai lokasi.

Berita Terkait:  Tiga Hari Pencarian, Wisatawan Polandia Ditemukan Meninggal di Pantai Yeh Kuning

Sebanyak 29 personel disebut ikut dalam keberangkatan tersebut, terdiri atas 10 rescuer, 15 ABK KN SAR Wisanggeni, dan personel pendukung lainnya. Tim membawa perlengkapan pencarian dan pertolongan di permukaan air serta peralatan penyelaman.

Setelah tiba di wilayah pencarian, KN SAR Wisanggeni akan bergabung dengan unsur SAR lainnya. Seluruh pergerakan dan pelaksanaan operasi berada di bawah koordinasi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Berita Terkait:  BULOG Kanwil Bali Turun Langsung ke Pasar, Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali

Dody menegaskan, Basarnas Balikpapan akan menyesuaikan dukungan dengan kebutuhan di lapangan dan perkembangan pencarian.

“Untuk lamanya pelaksanaan pencarian, tentunya akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan perkembangan operasi. Kami siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan dan arahan dari SMC Banjarmasin,” jelasnya.

Pengerahan KN SAR Wisanggeni diharapkan menambah kekuatan tim di lokasi sekaligus memperluas kemampuan pencarian, terutama apabila dibutuhkan operasi penyelaman untuk memastikan keberadaan kapal maupun korban. (Rah/Red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI