Barometer Bali | Denpasar – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali resmi mengukuhkan Achris Sarwani sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali menggantikan Erwin Soeriadimadja yang memasuki masa purnabakti. Pengukuhan dilaksanakan pada Jumat (22/5) di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari transformasi kelembagaan Bank Indonesia untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan di Bali.
Menurut Destry, sinergi tersebut penting dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan daerah, termasuk penguatan UMKM, sistem pembayaran digital, hingga pengelolaan uang rupiah guna mendorong kontribusi Bali terhadap perekonomian nasional.
Dalam kesempatan itu, Destry juga mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2025 yang mencapai 5,82 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar 5,48 persen dan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Bali bahkan masuk dalam lima provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.
Meski demikian, ia menilai Bali tetap perlu mengantisipasi tekanan ekonomi global serta terus mendorong pengembangan quality tourism dan diversifikasi sektor unggulan seperti pertanian, industri kreatif, dan UMKM sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.
Selain itu, Bank Indonesia juga menekankan pentingnya percepatan digitalisasi ekonomi dan sistem pembayaran, termasuk elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui pemanfaatan QRIS untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menyampaikan apresiasi atas peran Bank Indonesia sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mendukung transformasi ekonomi berbasis budaya dan kearifan lokal.
Ia berharap kepemimpinan baru di Kantor Perwakilan BI Bali dapat semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis. (rah)










