Barometerbali.com | Denpasar – BKS LPD Provinsi Bali, bekerja sama dengan ITB STIKOM Bali, memberikan beasiswa pendidikan tinggi bagi Krama Bali yang ingin melanjutkan studi. Program ini merupakan tindak lanjut dari mandat yang diberikan oleh ITB STIKOM Bali kepada BKS LPD, dengan dukungan dari BKS LPD Kabupaten/Kota hingga Kecamatan se-Bali.
Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 yang mendapatkan rekomendasi tertulis dari Ketua LPD. Penerima beasiswa S1 akan memperoleh potongan 25% dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama delapan semester, sementara mahasiswa D3 mendapatkan beasiswa yang sama selama enam semester. Untuk jenjang S2, diberikan diskon 10% dari SPP selama tiga semester.
Ketua BKS LPD Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendekiawan, M.Si., dalam acara Focus Group Discussion di ITB STIKOM Bali, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani tahun lalu. Selain beasiswa, kerja sama lainnya mencakup pelatihan digital bagi pengurus LPD serta skema pembiayaan bagi mahasiswa dan alumni ITB STIKOM Bali yang ingin magang atau bekerja di luar negeri.
Cendekiawan menambahkan bahwa calon penerima beasiswa harus mendapatkan rekomendasi dari Ketua LPD serta memiliki orang tua atau wali yang menjadi nasabah LPD di daerah domisilinya. Dengan demikian, diharapkan anak-anak nasabah LPD dapat memperoleh pendidikan minimal Diploma 3 sebagai bekal masa depan mereka.
Sementara itu, Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, menegaskan bahwa program beasiswa ini telah disetujui oleh Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar dengan tujuan meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi pemuda Bali. Saat ini, Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Bali berkisar 36%, setara dengan angka nasional. Peningkatan APK diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dadang juga menyebutkan bahwa besaran beasiswa dapat ditingkatkan hingga 50%, 75%, atau bahkan penuh, tergantung pada hasil wawancara yang menilai minat, bakat, dan kemampuan calon mahasiswa. Ia berharap Krama Bali dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan digital di perguruan tinggi. (rah)











