Barometer Bali | Badung – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi penyelenggaraan Mambal Cultural Festival 2026 yang digagas Karang Taruna Dharma Santosa Desa Mambal sebagai wadah kreativitas generasi muda dalam melestarikan seni, tradisi, dan budaya Bali. Festival bertema “Satya Abhinaya” tersebut digelar selama dua hari, 14–15 Maret 2026, di Lapangan Serma Anom Puspa, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan dana kreativitas masing-masing sebesar Rp 5 juta kepada 9 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Desa Mambal sebagai bentuk dukungan terhadap semangat para yowana.
Dalam sambutannya, Minggu (15/3), Bupati Adi Arnawa menekankan bahwa kematangan persiapan festival ini mencerminkan kualitas luar biasa dari pemuda desa. Meski beberapa agenda luar ruangan sempat terkendala hujan lebat, semangat para peserta tidak surut. “Saya diundang oleh yowana di Desa Mambal terkait kegiatan lomba ogoh-ogoh tingkat desa. Persiapannya sangat matang dan tidak kalah dengan kegiatan di tingkat Kabupaten. Namun karena hujan cukup lebat sehingga lokasi acara tergenang air, kegiatan tersebut tidak memungkinkan untuk dilaksanakan,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini mulai terlihat kebangkitan generasi muda dalam aktivitas pelestarian budaya. Hal tersebut tercermin dari berbagai kegiatan seni dan budaya di Kabupaten Badung yang semakin banyak melibatkan partisipasi generasi muda. “Saya melihat ada kebangkitan dari generasi muda. Mereka mulai menunjukkan kreativitas dan semangat positif untuk menampilkan karya terbaiknya. Ini tentu menjadi harapan bagi keberlanjutan budaya Bali ke depan,” jelasnya.
Menjelang Hari Raya Nyepi, Bupati juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai waktu melakukan mulat sarira atau introspeksi diri. “Nyepi merupakan saat yang tepat untuk melakukan evaluasi diri atas apa yang telah kita lakukan selama satu tahun terakhir. Generasi muda harus mempersiapkan diri dengan baik karena merekalah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan,” tegas Adi Arnawa.
Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban lalu lintas menjelang pelaksanaan upacara Melasti, mengingat mobilitas masyarakat di Kabupaten Badung cukup tinggi sebagai daerah tujuan pariwisata.
Sementara itu, Ketua Panitia Mambal Cultural Festival 2026 sekaligus Ketua Yowana Kecamatan Abiansemal, Made Darmawan, menjelaskan festival ini merupakan inisiatif generasi muda Desa Mambal untuk menghadirkan ruang kreatif bagi masyarakat. “Festival ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat identitas budaya lokal,” ujarnya.
Dalam rangkaian festival tersebut digelar berbagai kegiatan, diantaranya lomba ogoh-ogoh mini yang diikuti 18 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung, terdiri atas tiga peserta kategori mesin dan 15 peserta kategori non mesin. Selain itu, juga diselenggarakan talkshow yang membahas ogoh-ogoh, komunikasi, serta pengelolaan sampah sebagai bentuk edukasi bagi generasi muda.
Festival ini juga menghadirkan Festival UMKM yang melibatkan 12 pelaku usaha lokal Desa Mambal sebagai upaya mendukung penguatan ekonomi masyarakat, serta berbagai penampilan hiburan dari penyanyi lokal. Puncak acara festival direncanakan berupa parade ogoh-ogoh yang diikuti sembilan Sekaa Teruna se-Desa Mambal dari berbagai Banjar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Ariimbawa, Perbekel Desa Mambal I Nyoman Sugiarta, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Mambal. (rah)











