Barometer Bali | Badung – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Agung yang dirangkaikan dengan Caru Kambing, Mecaru Panca Rupa Mayamaraja, Rsi Gana, Melaspas dan Mupuk Pedagingan di Pura Dalem Lebah, Banjar Penenjoan, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Selasa (22/9). Karya suci tersebut dipuput oleh Ida Pedanda Griya Sakti dan Ida Jro Gede Griya Lambing.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa turut ngayah mendem pedagingan di pemedalan Kori Agung Pura Dalem Lebah. Bupati juga menandatangani prasasti dan melaksanakan persembahyangan bersama pengempon pura serta krama, seraya mendoakan agar seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar, labda karya, dan memberikan kerahayuan bagi seluruh krama.
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan Pemkab Badung terhadap pelaksanaan karya tersebut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan secara simbolis bantuan hibah induk Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 500 juta yang diterima Manggala Karya, Made Kariawan.
Dalam sambrama wacananya, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh krama untuk senantiasa meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, khususnya kepada sesuhunan yang berstana di Pura Dalem Lebah. Menurutnya, kehadirannya sebagai upasaksi merupakan bentuk dukungan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelaksanaan karya keagamaan yang dilaksanakan masyarakat. “Pelaksanaan karya ini merupakan salah satu bentuk wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kita patut bersyukur karena selama ini telah dianugerahi kesehatan, keselamatan dan kerahayuan. Semangat gotong royong dan kebersamaan harus terus dijaga agar krama tetap segilik, seguluk dan sejalan dalam melaksanakan setiap kegiatan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan sejumlah program strategis Pemkab Badung yang bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Di antaranya Bantuan Hari Raya Keagamaan sebesar Rp 2 juta per Kepala Keluarga (KK) untuk warga yang memiliki KTP Badung setiap hari besar keagamaan, bantuan bagi lansia yang berusia 75 tahun sebesar Rp 3 juta setiap ulang tahun, serta bantuan bagi warga disabilitas sebesar Rp 1 juta per bulan sesuai dengan ketentuan program pemerintah daerah.
Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan program Badung Home Care, yang memberikan kemudahan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan dapat melapor melalui Kelian Dinas maupun aplikasi Badung Sehat tanpa dikenakan biaya. Pemerintah Kabupaten Badung juga menyediakan layanan ambulans secara gratis.
Selain bidang kesehatan dan sosial, Pemerintah Kabupaten Badung juga memberikan perhatian terhadap pendidikan melalui program beasiswa. Bupati menyampaikan bahwa siswa SMA/SMK mendapatkan dukungan pendidikan gratis, sedangkan beasiswa pendidikan S1 diberikan kepada orang tua yang berpenghasilan dibawah 5 juta, anak petani, serta anak ketiga (Nyoman) dan anak keempat (Ketut) sesuai dengan ketentuan program yang berlaku.
Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa mengingatkan bahwa sebagian besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung bersumber dari sektor pariwisata yang berbasis budaya. Karena itu, ia berharap masyarakat, khususnya krama Bali, terus menjaga dan melestarikan adat, seni, tradisi, serta budaya Bali sebagai bagian penting dalam mendukung keberlanjutan pariwisata di Kabupaten Badung.
Sementara itu, Manggala Karya Made Kariawan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan dan bantuan hibah yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam mempersiapkan dan melaksanakan rangkaian Karya Ngenteg Linggih sehingga dapat berjalan sesuai dengan harapan. “Terima kasih kepada Pemkab Badung, khususnya Bapak Bupati, atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. Dukungan ini sangat berarti bagi kami sehingga karya suci ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Turut hadir dalam pelaksanaan karya suci tersebut Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan beserta Tripika kecamatan, Perbekel dan Bendesa Adat Darmasaba serta Pengempon Pura. (Rah)










