Bupati Satria: Capaska tak hanya Pintar Baris-Berbaris, tapi Jadi Tauladan di Masyarakat

IMG-20250731-WA0014_ZGTxbxgn5Q
Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria membuka Pelatihan Calon Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Klungkung Tahun 2025 di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Kamis (31/7). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Klungkung – Bupati Klungkung, I Made Satria membuka Pelatihan Calon Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Klungkung Tahun 2025 di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Kamis (31/7). Turut hadir Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, Sekda Kabupaten Klungkung, Anak Agung Lesmana serta instansi terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Satria mengatakan bahwa program Paskibraka adalah program kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila. Selanjutnya program ini juga bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan serta membentuk penerus perjuangan dan calon pemimpin bangsa yang memiliki jiwa dan semangat Pancasila.

Berita Terkait:  Aksi Clean Up "Back to School" di Kawasan PKB Gunaksa, Bupati Satria: Langkah Kecil yang Menularkan Dampak Besar

“Jadi program Paskibraka tidak hanya memberikan output dan outcome sumber daya manusia yang pintar atau piawai dalam hal baris-berbaris, tetapi juga untuk membangun talenta dan mental sumber daya manusia yang berkarakter Pancasila dan cinta Tanah Air,” jelas Bupati Satria.

Bupati Satria juga menambahkan agar nantinya calon pengibar bendera pusaka ini sungguh-sungguh mengikuti latihan seperti latihan dasar kepemimpinan, peraturan baris-berbaris, keterampilan, praktik pengibar dan penurunan bendera.

Berita Terkait:  Hadiri Rakor Pengembangan Bali, Bupati Satria Dorong Peningkatan Infrastruktur Penunjang Pariwisata di Nusa Penida

“Dengan begitu, kemampuan kalian tidak hanya terbatas pada teknis kepaskibrakaan yang akan ditunjukkan saat pengibar dan penurunan pada tanggal 17 Agustus nanti, tetapi ikut melestarikan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol ) Kabupaten Klungkung, Dewa Ketut Suweta Negara menyampaikan bahwa kagiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang berlandaskan pancasila cinta NKRI, Patriot kepemimpinan yang didasari oleh nilai-nilai pancasila.

Berita Terkait:  Bupati Kembang Dampingi Wagub Giri Prasta Ngupasaksi Karya Agung Mupuk Pedagingan lan Ngenteg Linggih Pura Desa lan Puseh Desa Adat Pangyangan

Adapun peserta yang mengikuti berjumlah 70 orang, masing-masing terdiri dari 35 putra dan 35 putri. Mereka ini berasal dari SMA/SMK di Kabupaten Klungkung yang sebelumnya juga sudah diproses melalui seleksi sejak Bulan Februari. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI