Diduga Alami Kebocoran, KM Virgo Transport 8 Tenggelam, 115 Orang Dievakuasi dan 125 Masih Dicari

Screenshot_20260913_143249_Photo Editor
DIDUGA ALAMI KEBOCORAN - KM Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya–Banjarmasin dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa, dekat Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Kapal sebelumnya hilang kontak setelah menghadapi cuaca buruk dan dilaporkan mengalami kebocoran hingga posisinya miring. (Barometer Bali/Ilustrasi AI)

Barometer Bali | Banjarmasin – KM Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya–Banjarmasin dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa, dekat Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Kapal sebelumnya hilang kontak setelah menghadapi cuaca buruk dan dilaporkan mengalami kebocoran hingga posisinya miring.

Berdasarkan pembaruan sementara, sebanyak 115 orang telah dievakuasi oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi. Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka berat. Sementara itu, 125 orang masih dalam pencarian.

“Total informasi sementara sudah 115 orang yang dievakuasi, dengan keterangan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka,” kata General Manager Pelindo Pelabuhan Kotabaru, Dhany Rahmat kepada wartawan.

Berita Terkait:  Pewarta Foto Perkuat Koordinasi dengan Tim SAR Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau

Data jumlah orang di dalam kapal masih diverifikasi. Laporan awal Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin mencatat kapal membawa 243 orang, sedangkan pembaruan Pelindo menyebut sekitar 240 orang, terdiri atas kurang lebih 210 penumpang dan 30 awak kapal.

Kapal tersebut berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) pagi. Kantor SAR Banjarmasin menerima laporan dari pihak PT Virgo pada Minggu sekitar pukul 04.10 WITA setelah kapal dilaporkan hilang kontak di lokasi sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

Berita Terkait:  WN Pakistan Pemegang ITAS Investor Dideportasi dari Bali

Informasi lapangan menyebutkan nakhoda sempat melaporkan adanya kebocoran ketika kapal menghadapi cuaca buruk menjelang memasuki perairan Taboneo.

Kondisi kapal kemudian semakin miring sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam. Sebagian penumpang dilaporkan melompat ke laut menggunakan jaket pelampung. Penyebab kebocoran masih belum diketahui. Suara Surabaya

Operasi pencarian melibatkan KN SAR Laksmana 241 dari Banjarmasin serta KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601 dari Surabaya. KN SAR Permadi membawa 11 awak kapal, empat personel penyelamat Kantor SAR Surabaya, serta dua personel Polairud Polda Jawa Timur.

Berita Terkait:  Bule Aussie Pelaku Adegan Tak Senonoh di Kuta Utara, Dideportasi

Kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi juga diminta membantu pencarian dan melaporkan apabila menemukan penumpang, awak kapal, sekoci, maupun benda yang berkaitan dengan KM Virgo Transport 8.

Posko operasi SAR telah didirikan di kawasan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Sejumlah keluarga penumpang dan awak kapal mulai berdatangan untuk menunggu informasi terbaru mengenai kondisi kerabat mereka.

Basarnas menegaskan pencarian dan evakuasi terus dioptimalkan dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Masyarakat dan keluarga penumpang diminta menunggu keterangan resmi karena data korban masih dapat berubah mengikuti proses pendataan di lapangan. (Red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI