Emas Pegadaian Galeri 24 Laris Usai Lebaran

IMG-20250410-WA0075
Masyarakat ramai-ramai berburu emas sebagai instrumen investasi. Fenomena ini terlihat di berbagai outlet Pegadaian Galeri 24, termasuk di Cabang Salemba Jakarta, Selasa (8/4/2025). (barometerbali/rah)

Barometerbali.com | Jakarta – Usai libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, masyarakat ramai-ramai berburu emas sebagai instrumen investasi. Fenomena ini terlihat di berbagai outlet Pegadaian Galeri 24, termasuk di Cabang Salemba Jakarta, Selasa (8/4/2025). Tingginya minat masyarakat terhadap emas dipicu oleh kondisi ekonomi yang tidak menentu, sehingga logam mulia ini menjadi pilihan utama sebagai aset safe haven.

Beragam produk emas yang ditawarkan oleh anak usaha PT Pegadaian ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Mulai dari emas batangan dengan denominasi 1 gram hingga 1 kilogram, baby gold dari 0,001 gram hingga 0,5 gram, hingga emas perhiasan dan emas souvenir yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Bahkan, Galeri 24 kini menyediakan emas batangan 12,5 kilogram bagi para investor yang menginginkan aset dalam jumlah besar.

Berita Terkait:  Gerakan 1.000 Kelapa Daksina di Klungkung, Koster Dorong Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga Upacara

Amanda (28), salah satu nasabah yang turut membeli emas di Galeri 24, mengungkapkan alasannya memilih investasi emas. “Karena habis terima THR, kita bingung harus nyimpen uangnya gimana. Kalau masuk ke rekening bank pasti cepat habis. Jadi beli emas salah satu alternatif paling aman untuk investasi. Apalagi di Galeri 24 ini gramasi emasnya beragam, bisa disesuaikan dengan budget kita,” ujarnya.

Tak hanya di Jakarta, tren berburu emas juga terjadi di seluruh outlet Galeri 24 di Indonesia. Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka, menyebutkan bahwa sekitar 75 persen dari total pembelian masyarakat adalah emas batangan dengan denominasi 5 gram hingga 100 gram, sementara 25 persen sisanya berupa emas perhiasan. Hal ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi instrumen investasi favorit masyarakat.

Berita Terkait:  Jelang Imlek, Ekspor Manggis Bali ke Tiongkok Meningkat Signifikan

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Kanwil VII Denpasar, Arief Rinardi Sunardi, mengonfirmasi peningkatan signifikan minat masyarakat Bali dan Nusa Tenggara terhadap pembelian emas pasca Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. “Setelah Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, saya melihat adanya peningkatan signifikan dalam minat masyarakat terhadap pembelian emas. Banyak orang yang menerima THR atau memiliki pendapatan lebih, sehingga memilih berinvestasi dalam bentuk emas yang dinilai lebih stabil,” jelasnya.

Berita Terkait:  Data BPS Bicara, Pengamat Sebut pada Kepemimpinan Gubernur Koster Kemajuan Ekonomi Signifikan dan Kemiskinan Terendah sejak Prapandemi

Bagi masyarakat yang ingin memiliki atau menambah portofolio investasi emas, PT Pegadaian menawarkan berbagai produk investasi berbasis emas, seperti Cicil Emas, Tabungan Emas, hingga Deposito Emas yang kini menjadi layanan unggulan Bank Emas Pegadaian. Sebagai perusahaan jasa keuangan yang dekat dengan masyarakat, Pegadaian terus berkomitmen memberikan solusi finansial yang bermanfaat serta mendukung peningkatan literasi keuangan di Indonesia. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI