FF Unmas Denpasar Gelar Pelatihan Pencegahan Kanker bagi Penyandang Disabilitas

Denpasar I barometerbali.com – Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Farmasi Universitas mahasaraswati Denpasar yang terdiri dari dosen dan mahasiswa yang berperan sebagai tutor sebaya bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Daerah Bali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Yayasan Pendidikan Dria Raba yang berlokasi di Kota Denpasar. 

Kegiatan pengabdian tersebut mengusung tema “Optimalisasi Peran Kader Sebaya Solusi Cerdas Pencegahan Kanker Serviks dan Kanker Payudara pada Remaja Penyandang Disabilitas Sensorik Netra.”

apt. Rr. Asih Juanita, S.Farm., M.Farm., selaku ketua pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan mengoptimalisasi peran kader sebaya sehingga komunikasi dengan remaja penyandang disabilitas sensorik netra terjalin lebih baik. 

Berita Terkait:  PLN Perkuat Kesiapsiagaan Sistem Kelistrikan Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026

Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran penyandang disabilitas sensorik netra untuk menghindari faktor resiko kanker serta meningkatkan kesadaran dalam melakukan skrining kanker payudara dan serviks secara rutin dan mandiri.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Yayasan Pendidikan Dria Raba diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala Panti Guna Dria Raba, Bapak Made Suyasa. Bapak Made Suyasa mendukung setiap program yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar. 

“Kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kemandirian remaja penyandang disabilitas sensorik netra, terutama dalam bidang kesehatan mereka mampu melakukan pencegahan dan deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks,” tutur Bapak Made Suyasa dalam sambutannya. 

Berita Terkait:  Tim BRIKOM DPW Jatim Turut Amankan Haul Akbar ke-549 Sunan Ampel

Selain itu, Ketua Yayasan Pendidikan Dria-Raba, Ir. Ida Ayu Pradnyani Manthara, juga menyampaikan bahwa para penyandang disabilitas sensorik netra memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan dan informasi. Beliau juga berharap agar kegiatan edukasi seperti ini agar tetap dilaksanakan secara berkelanjutan dengan topik kesehatan yang lainnya.

“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode Small Group Discussion (SGD) dan pemberian edukasi kepada remaja penyandang disabilitas sensorik netra dilakukan melalui tutor sebaya. Tutor sebaya sebelumnya yang telah mengikuti pelatihan yang dilakukan oleh dosen Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar,” terangnya.

Berita Terkait:  Parade Ogoh-Ogoh Anak TK IGTKI Siap Ramaikan Kasanga Festival

Pelaksanaan diskusi dalam kelompok kecil oleh tutor sebaya ini dilakukan di bawah supervisi dosen pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Untuk memastikan keberhasilan kegiatan ini dilakukan pre-test dan post-test bagi penyandang disabilitas sensorik netra yang didampingi oleh mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar. 
Pada akhir acara, apt. Rr. Asih Juanita, S.Farm., M.Farm., menyampaikan bahwa semoga untuk kedepannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar akan selalu berkelanjutan demi meningkatkan pengetahuan dan kemandirian penyandang disabilitas sensorik netra dalam bidang kesehatan dengan berbagai metode edukasi.

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI