FKP Unud Sosialisasi Hidroponik dan Akuaponik di Desa Musi Singaraja

Foto: Optimalisasi lahan sempit, FKP Unud lakukan pengabdian sosialisasi hidroponik dan akuaponik di Desa Musi, Singaraja, Sabtu (19/8/2023). (BB/FKP/Unud).

Buleleng | barometerbali – Kebutuhan pangan bagi manusia seperti sayuran dan buah–buahan semakin meningkat dengan seiring perkembangan jumlah penduduk. Belum lagi permasalahan ketersediaan lahan yang sangat minim terutama di daerah perkotaan. FKP Unud bekerja sama dengan mahasiswa KKN PPM XVIII, melaksanakan sosialisasi mengenai penggunaan hidroponik dan akuaponik sebagai salah satu solusi mengatasi ketahanan pangan dalam skala kecil, Sabtu (19/8/2023).

Sosialisasi tersebut juga dimaksudkan sebagai wujud nyata Universitas Udayana dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk pengabdian kepada Masyarakat.

Berita Terkait:  Unud Terima 2.348 Mahasiswa Baru Jalur SNBP 2026, Prodi Kesehatan Masih Paling Ketat

Acara yang dihadiri langsung oleh Sekretaris Desa Musi (Ketut Suadnyana), kelompok Masyarakat desa Musi yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan petani, para dosen di lingkungan Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Unud.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Kadek Suparta dari CV 9 Dewata Hidroponik dan Dr. Pande Gde Sasmita Julyantoro (Akademisi dan peneliti FKP Unud). Dalam kata sambutannya, Dewa Ayu Angga Pebriani, M.P selaku ketua pelaksana kegiatan dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN PPM Desa Musi menyampaikan bahwa Urban Farming dengan konsep hidroponik dan akuaponik merupakan salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan ketahanan pangan skala kecil di Masyarakat.

Berita Terkait:  SNIPER Kukuhkan Dominasi: Juara Umum I Walikota Cup XVI 2026

“Covid – 19 tahun lalu telah memberikan dampak kepada seluruh Masyarakat, tak terkecuali pada aspek pangan. Pertanian dan budidaya pada perkotaan yang relative memiliki lahan sempit juga menjadi permasalahan lain, oleh karena itu pengaplikasian Akuaponik dan Hidroponik merupakan salah satu Upaya untuk memperkecil dampak tersebut karena sifatnya yang sangat mudah dan efektif serta efisien teruatama dalam pemanfaatan ruang” tutupnya.

Berita Terkait:  Go International, PIB College Kembangkan Kuliner Sehat Berbasis Traditional Chinese Medicine

Pemaparan dan diskusi berjalan dengan sangat interaktif yang disampaikan oleh kedua narasumber, pesertapun terlihat sangat antusias, melalui pertanyaan-pertanyaan yang dilemparkan pada saat diskusi.

Luaran yang diaharapkan dari kegiatan ini adalah Masyarakat memiliki alternatif lain dalam memenuhi kebutuhan pangan nya, terlebih pengaplikasian akuaponik dan hidroponik sangat mudah untuk dilakukan dan memiliki hasil panen yang tak kalah dengan metode konvensional serta kandungan nutri yang lebih sehat karena bersifat organik. (BB/212)

Sumber: https://www.unud.ac.id/

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI