Launching JALA Bawaslu Bali, Sinergi Pengawas Pemilu Jaga Alam dan Lingkungan Bali

IMG-20260410-WA0099
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali resmi meluncurkan program JALA Bawaslu Bali (Jaga Alam dan Lingkungan) di Pantai Goa Lawah, Kabupaten Klungkung, Jumat (10/4/2026) (Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Klungkung – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali resmi meluncurkan program JALA Bawaslu Bali (Jaga Alam dan Lingkungan) di Pantai Goa Lawah, Kabupaten Klungkung, Jumat (10/4/2026) pagi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali serta menggandeng stakeholder Kabupaten Klungkung. Launching kegiatan diawali dengan pelepasan burung merpati yang dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih pantai.

Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, menyampaikan bahwa JALA Bawaslu Bali merupakan gerakan kolektif dalam mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk menjaga alam dan lingkungan.

Pasalnya, JALA Bawaslu Bali sejalan dengan program nasional serta arah kebijakan Pemerintah Provinsi Bali, sehingga Bawaslu tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan pemilu, tetapi juga menunjukkan marwah sebagai lembaga yang berintegritas dan peduli lingkungan.

Berita Terkait:  Koster dan Menteri Imipas Teken MoU Optimalisasi Tugas dan Fungsi Imigrasi

“JALA Bawaslu Bali sejalan dengan program Bawaslu RI yaitu Jumat Sehati dan Jumpa Berlian. Kami tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, namun juga tetap tetap memperhatikan kelestarian alam dalam menjalankan tugas-tugasnya,” jelas Suguna.

Lebih lanjut, Suguna menjelaskan bahwa pelaksanaan JALA Bawaslu Bali juga sejalan dengan nilai-nilai yang diusung melalui konsep Catur Jaga, yang meliputi menjaga hubungan dengan Tuhan, menjaga keharmonisan dengan peserta pemilu dan masyarakat, menjaga keharmonisan dalam keluarga, serta menjaga marwah kelembagaan.

Berita Terkait:  Korban Tenggelam di Tanah Barak Ditemukan di Kedalaman 7 Meter

Nilai tersebut diperkuat dengan komitmen menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

“Catur Jaga kita kolaborasikan dengan Panca Jaga yang telah kita canangkan di Bawaslu Bali, termasuk menjaga lingkungan dan alam Bali,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Bawaslu, yang dimaknai tidak hanya sebagai momentum refleksi kelembagaan, tetapi juga penguatan kepedulian terhadap lingkungan.

“Rangkaian ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-18 Bawaslu. Hari ini kita kaitkan dengan bagaimana kita menjaga lingkungan di Bali,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Kakek Dibya Hilang di Gunung Batukaru, Tim SAR Kerahkan Drone Thermal

Ia menegaskan, JALA Bawaslu Bali tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan akan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Bawaslu kabupaten/kota se-Bali.

“Ini adalah gerakan berkelanjutan. Setiap kabupaten/kota akan menggelar kegiatan serupa, sehingga program pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Bali dapat diimplementasikan oleh Bawaslu sebagai lembaga yang bermarwah,” tambahnya.

Meski dilaksanakan di tengah keterbatasan anggaran dan efisiensi, Suguna menegaskan bahwa semangat menjaga lingkungan tetap menjadi prioritas utama.
“Walaupun tanpa anggaran dan dalam kondisi efisiensi, semangat kita dalam menjaga alam Bali tetap kita tunjukkan,” pungkasnya. (Red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI