Barometer Bali | Badung – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri pembukaan Bank BPD Bali Culture Run 2026 di Peninsula Island, Kawasan ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Minggu (26/7/2026). Kehadiran Gubernur Koster bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Inspektur Jenderal Kemendagri, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh masyarakat menjadi dukungan nyata terhadap pengembangan sports tourism sebagai salah satu penggerak ekonomi dan pariwisata Bali.
Ajang lari tahunan yang memasuki penyelenggaraan ketiga ini berhasil menarik sekitar 4.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Mengusung tema “Menjejak Bumi, Lestari Harmoni”, kegiatan ini memadukan olahraga, budaya, pariwisata, keberlanjutan, dan hiburan dalam satu rangkaian acara.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster menilai penyelenggaraan Bank BPD Bali Culture Run menjadi contoh kolaborasi yang mampu memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia.
“Event seperti Bank BPD Bali Culture Run harus terus didukung karena mampu memperkuat sports tourism Bali. Kegiatan ini bukan hanya mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga mendatangkan wisatawan, menggerakkan UMKM, meningkatkan okupansi hotel, serta memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Bali,” ujar Koster.
Menurutnya, pengembangan sport tourism sejalan dengan arah pembangunan pariwisata Bali yang berkualitas, berbasis budaya, dan berkelanjutan.
Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma mengatakan penyelenggaraan Bank BPD Bali Culture Run 2026 merupakan wujud konsistensi perseroan dalam memperkuat ekosistem sport tourism sekaligus menggerakkan perekonomian daerah secara inklusif.
“Bank BPD Bali Culture Run 2026 bukan sekadar ajang kompetisi lari, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk merayakan kekayaan budaya Bali, mempererat kebersamaan, serta mendorong gaya hidup sehat dan peduli lingkungan. Melalui kemitraan utama ini, kami berkomitmen menempatkan Bali tidak hanya sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga hub event olahraga berkelanjutan yang memberi dampak langsung bagi keberlanjutan lingkungan, pertumbuhan UMKM, serta perekonomian daerah,” beber Sudharma.
Rute lomba menyuguhkan panorama pesisir Nusa Dua dengan berbagai pertunjukan seni tradisional Bali di sepanjang lintasan. Selain diikuti ribuan pelari domestik, kegiatan ini juga menarik minat peserta mancanegara sehingga semakin mempertegas potensinya sebagai salah satu agenda lari unggulan di Asia Tenggara.
Dampak ekonomi acara turut dirasakan pelaku usaha lokal. Puluhan UMKM kuliner, kerajinan, dan produk lokal Bali mendapat ruang promosi melalui Race Village di Peninsula Island. Tingkat hunian hotel di kawasan ITDC Nusa Dua juga mengalami peningkatan selama akhir pekan pelaksanaan kegiatan.
Bank BPD Bali turut menghadirkan berbagai layanan transaksi digital melalui QRIS Bank BPD Bali dan aplikasi Balipay yang digunakan seluruh tenant UMKM dan booth kuliner. Pengunjung juga dapat membuka rekening baru, mengaktifkan mobile banking, hingga memperoleh informasi produk investasi dan kredit secara langsung di lokasi acara.
Suasana semakin semarak dengan konsep festival yang memadukan olahraga, budaya, keberlanjutan, dan hiburan. Penampilan DJ Una sebagai bintang tamu sukses membakar semangat peserta dan pengunjung.
Sementara itu, Direktur Vinda Creative Event menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ketiga ini menerapkan standar manajemen lomba yang semakin matang, mulai dari dukungan tim medis, penyediaan titik hidrasi di sepanjang rute, hingga pengelolaan lalu lintas terpadu demi memberikan pengalaman berlari yang aman, nyaman, dan berkesan. (red)











