Gubernur Koster Wadahi Generasi Muda Bali Lewat Ajang Mixoflair Bali 2026

IMG-20260809-WA0092
Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi menggelar Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Gedung Kertha Sabha, Areal Rumah Jabatan Gubernur Bali (Jayasabha), Denpasar, Minggu (9/8/2026)(Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi menggelar Kompetisi Mixology & Flair Bartender serangkaian memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Gedung Kertha Sabha, Areal Rumah Jabatan Gubernur Bali (Jayasabha), Denpasar, Minggu (9/8/2026). Ajang bertajuk Mixoflair Bali 2026 ini diikuti oleh 22 peserta terdiri dari 20 peserta laki-laki dan 2 peserta perempuan yang memamerkan ketangkasan meracik koktail berbahan dasar produk lokal serta atraksi hiburan menari dan memutar botol.

Koster menjelaskan bahwa ajang ini digagas secara spontan pasca menerima audiensi dua bartender Bali, Eka Darmawan dan Rico Ardiana, yang akan bertanding di Las Vegas, Amerika Serikat, dan Polandia.
Melihat besarnya potensi anak muda Bali di bidang peracikan minuman, Koster berencana memperluas jangkauan kompetisi ini ke tingkat nasional melalui ajang Piala Gubernur Bali dengan target peserta hingga 50 orang.

Berita Terkait:  Buka Piala Pelajar Esports, Bupati Satria: Jadikan Kejuaraan Ini Sebagai Ajang Pembinaan dan Lahirkan Atlet Berprestasi

“Saya tertarik karena ini keterampilan unik dan langka. Menurut saya ini adalah potensi besar, karena anak-anak kita dianugerahi keterampilan seperti itu. Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia punya ekosistem yang baik,” ujar Koster

Lebih lanjut, Koster menekankan pentingnya pengolahan bahan lokal menjadi komoditas baru berdaya saing tinggi yang diminati pasar global.

“Yang kemudian kalau diolah dia menjadi produk baru yang namanya apa tadi? Cocktail,” kata Koster.
Guna meningkatkan nilai tawar para bartender, Gubernur Bali dua periode ini mengintruksikan OPD terkait menerbitkan sertifikat bagi mereka yang sudah mengikuti kompetisi. Juga memfasilitasi bantuan modal bagi mereka yang ingin membuka usaha. Lebih dari itu, ia berharap kejuaraan Mixology & Flair Bartender lebih sering dilaksanakan. Bahkan, ia mendorong kejuaraan tingkat nasional dan Bali bertindak sebagai tuan rumah.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Pimpin Rapat Penetapan LP2B, Target Nasional 87 Persen Tercapai

“Pak Kadis nanti buatkan sertifikat, yang tanda tangan Gubernur, gitu,” ujar Koster.

Ia berkeyakinan, didukung ekosistem sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali unggul dalam bidang bartender.

“Ini peluang bagi anak-anak kita. Selain punya nilai tawar di hotel atau restoran, dengan kemampuan yang dimiliki, mereka juga bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Harus kita urus dari hulu hingga hilir,” pungkasnya.

Berita Terkait:  Ketua POKJA PAUD, Ayu Kristi Arya Wibawa Tinjau Hari Terakhir MPLS, Tekankan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Dalam kompetisi ketat tersebut, Kadek Suniantara keluar sebagai Juara I lewat minuman racikan khas bernama ‘Dewan Kemangi’. Pemuda yang akrab disapa Kadek Suni ini memadukan Arak Dewan dengan kemangi, jahe, sirup markisa, lime, serta sentuhan sprite. Selain keunggulan rasa, aksi akrobatiknya memainkan alat peracik minuman berhasil memukau dewan juri hingga ia berhak atas hadiah uang tunai Rp15 juta dan peluang dikirim mengikuti kejuaraan bartender di Polandia. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI