Hati-hati! 2 Kebiasaan Makan dan Minum Pagi Ini Bisa Merusak Kesehatan Anda

BARO MEI F 12
Jangan biasakan langsung minum kopi di pagi hari, sebelum minum air putih. (barometerbali/dok.© Pexels/Andrea Piacquadio)

Barometerbali.com | Denpasar – Rutinitas pagi memiliki peran penting dalam menentukan suasana hati, tingkat energi, dan kesehatan jangka panjang.

Sayangnya, banyak orang tanpa sadar menjalani kebiasaan pagi yang justru berdampak buruk bagi tubuh dan pikiran.

Terutama, kebiasaan yang berhubungan dengan pola makan atau minum yang dilakukan pada pagi hari.

Ada kebiasaan yang malah membuat kita merasa lesu atau sulit fokus di pagi hari.

Berikut kebiasaan umum yang sebaiknya dihindari, serta saran dari para ahli untuk menggantinya dengan pilihan yang lebih sehat.

Berita Terkait:  Salut! 5 Alasan Cowok Tak Mudah Stres dalam Menghadapi Masalah Hidup

1. Minum kopi sebelum air putih

Setelah tidur semalaman, tubuh Anda biasanya berada dalam kondisi dehidrasi.

Langsung minum kopi di pagi hari hanya akan memperburuk keadaan.

Maxine Yeung, ahli gizi sekaligus pemilik The Wellness Whisk, LLC, menjelaskan bahwa kafein dalam kopi bersifat diuretik, yaitu menarik cairan dari tubuh dan meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Akibatnya, tubuh semakin kekurangan cairan.

Selain itu, kopi juga dapat menekan nafsu makan, sehingga Anda mungkin tanpa sadar melewatkan sarapan.

Padahal, dehidrasi bisa membuat tubuh terasa lelah dan kurang bertenaga.

Berita Terkait:  Kebanyakan Ngopi Ternyata Tidak Baik untuk Kesehatan, Ini Dampaknya ke Tubuhmu

Sebaliknya, memulai hari dengan minum air putih dapat membantu membangunkan tubuh, sekaligus merangsang pencernaan dan metabolisme.

Disarankan untuk minum setidaknya dua gelas air putih pada pagi hari sebelum menyeruput secangkir kopi.

2. Melewatkan sarapan

Setelah berpuasa sepanjang malam, tubuh membutuhkan asupan nutrisi untuk kembali berfungsi optimal.

Melewatkan sarapan bisa membuat Anda merasa lemas, sulit fokus, hingga memengaruhi suasana hati.

Menurut Yeung, meskipun tidak semua orang wajib sarapan di jam yang sama, kebiasaan ini sering kali memicu keinginan ngemil berlebihan di siang atau malam hari.

Berita Terkait:  Ini Aturan Makan Camilan Menurut Dokter, Jangan Sembarangan!

Hal ini bisa berdampak pada kenaikan berat badan serta gangguan kadar gula darah.

Idealnya, sarapan dilakukan dalam waktu dua jam setelah bangun tidur.

Jika sulit, coba dengarkan sinyal lapar tubuh dan makanlah sesegera mungkin.

Pilih menu yang mengandung protein, lemak sehat, serta karbohidrat tinggi serat.

Beberapa pilihan yang disarankan antara lain roti gandum utuh dengan telur orak-arik dan sayuran, atau semangkuk oatmeal dengan buah beri dan irisan almond. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI