HUT ke-64 PWRI Bali, Semangat Pengabdian Para Purna Bakti Tak Pernah Padam

IMG-20260909-WA0078
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Tingkat Provinsi Bali yang digelar di Jaba Pura Puseh, Desa Adat Kebon Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (7/9/2026) (Barometerbali/Istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Dalam rangka memperingati peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Tingkat Provinsi Bali yang digelar di Jaba Pura Puseh, Desa Adat Kebon Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (7/9/2026).

Peringatan HUT PWRI tersebut dihadiri anggota PWRI dari berbagai kabupaten dan kota di Bali hadir untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meneguhkan kembali semangat pengabdian meskipun telah memasuki masa purna tugas.

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta sejumlah mitra PWRI. Di antaranya Sekretaris Kesbangpol Provinsi Bali yang mewakili Gubernur Bali, Bupati Gianyar yang diwakili Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, Camat Sukawati, serta tokoh masyarakat Desa Adat Kebon Singapadu dan Desa Sukawati.

Berita Terkait:  Pewarta Foto Perkuat Koordinasi dengan Tim SAR Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau

Sejumlah mitra PWRI turut hadir, yakni perwakilan Bank BPD Bali, Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap), PT Taspen, BPJS Kesehatan, IKPLN, Arry’s Mikro, dan Bali Bird Park.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara PWRI, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung keberadaan organisasi para purna bakti di Bali.

Ketua Panitia HUT PWRI ke-64, Ida Bagus Jodi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Dorong Kolaborasi Teknologi dan Pendidikan Untuk Perkuat SDM Bali Unggul

“Kami merasa bangga dan bahagia karena seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar dan tertib. Kami juga bersyukur seluruh peserta diberikan kesehatan sehingga dapat berkumpul bersama dalam memperingati HUT PWRI ke-64,” ujar Ida Bagus Jodi.

Setelah laporan panitia, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pengurus Besar PWRI Pusat atau yang mewakili, Ketua PWRI Provinsi Bali, serta perwakilan Kesbangpol Provinsi Bali yang hadir mewakili Gubernur Bali.

Lebih lanjut, Ida Bagus Jodi menegaskan bahwa momentum HUT PWRI tidak hanya menjadi perayaan organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga persaudaraan dan nilai-nilai pengabdian.

Berita Terkait:  Sudaji Peace Trail Fun Run 2026: Berlari di Sawah, Menanam Damai untuk Ibu Pertiwi

“PWRI bukan sekadar organisasi bagi para purna bakti. PWRI adalah rumah persaudaraan, tempat kita saling merangkul, saling menguatkan, dan menjaga nilai-nilai pengabdian yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup kita,” ungkapnya.

Di usia ke-64 tahun, PWRI Provinsi Bali diharapkan semakin solid dan mampu terus menjadi wadah bagi para purna bakti untuk menjaga silaturahmi sekaligus memberikan sumbangsih pemikiran dan pengalaman bagi masyarakat.

Semangat pengabdian yang telah dibangun selama masa tugas diharapkan tidak berhenti setelah memasuki masa pensiun, tetapi terus diwariskan kepada generasi penerus. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI