INTI Bali Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 193 Siswa Terdampak Banjir di Dauh Puri Kaja

IMG-20250919-WA0035_msEfdQrG0r
Foto : INTI Bali kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kota Denpasar. Melalui program INTI Bali Peduli Banjir, sebanyak 193 siswa tingkat SD, SMP, dan SMA di Kelurahan Dauh Puri Kaja menerima bantuan perlengkapan sekolah pada Jumat (19/9). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kota Denpasar. Melalui program INTI Bali Peduli Banjir, sebanyak 193 siswa tingkat SD, SMP, dan SMA di Kelurahan Dauh Puri Kaja menerima bantuan perlengkapan sekolah pada Jumat (19/9).

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Kantor Perbekel Dauh Puri Kaja, kemudian dilanjutkan dengan distribusi ke enam dusun di lingkungan Dauh Puri Kaja, yakni Wangaya Kelod, Wanasari, Wangaya Kaja, Lumintang, Mekar Sari, dan Teruna Sari.

Perbekel Dauh Puri Kaja, I Gusti Ketut Sucipta mengapresiasi langkah cepat INTI Bali bersama INTI Klub Bali Sehat (IKBS) dalam membantu warga. Menurutnya, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu tidak hanya merusak rumah dan peralatan rumah tangga, tetapi juga menghanyutkan perlengkapan sekolah anak-anak.

Berita Terkait:  Kodam IX/Udayana Gelar Bakti TNI pada Peringatan Hari Juang TNI AD 2025

“Bantuan ini sangat dibutuhkan agar anak-anak bisa kembali bersekolah dengan tenang. Kami berterima kasih kepada INTI Bali dan IKBS yang sejak hari pertama musibah sudah hadir membantu warga, mulai dari makanan, pakaian, kasur, selimut, hingga perlengkapan rumah tangga,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi penyaluran bantuan, enam kepala dusun, guru, serta perwakilan masyarakat. Siswa dan orang tua tampak gembira menerima bantuan tersebut. “Bantuan ini sangat membantu kami, khususnya anak-anak untuk kembali bersekolah,” ungkap salah seorang orang tua siswa.

Berita Terkait:  Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Merajan Agung Puri Pemecutan Ukiran Badung

Pembina INTI Bali, Romo Made Suartana, mengatakan bahwa bantuan ini diharapkan mampu memotivasi anak-anak agar tetap bersemangat belajar meski tengah menghadapi musibah.
“Semoga dengan rajin, jujur, dan bersemangat, anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi yang pintar dan kelak menjadi pemimpin yang bersih,” ucapnya.

Hal senada disampaikan pengurus PINTI Bali, Lina Susana Dewi, yang turut hadir bersama sejumlah relawan. “Kami sangat terharu melihat ketabahan warga, terutama ibu-ibu dan anak-anak. Semoga bantuan kecil ini bisa memberi semangat baru untuk bangkit,” katanya.

Berita Terkait:  Bupati Satria Tekankan Rekanan Jaga Kualitas Pekerjaan dan Target Selesai Tepat Waktu

Selain perlengkapan sekolah, relawan INTI Bali dan IKBS juga membagikan makanan khusus untuk anak-anak. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris INTI Denpasar Gheby Kusnadi, Made Astika Wiguna, dan Sudiarta Indrajaya.

Ketua INTI Bali menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh terhenti karena bencana. “Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Apa pun situasinya, mereka harus tetap bisa belajar dan meraih cita-cita. Bantuan ini kami harapkan bisa meringankan beban orang tua sekaligus memberi semangat bagi para siswa,” tegasnya. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI