Isu Kencang SGK “Digoyang” Demer Dibantah sebagai Penyebab Mundurnya Musda XI Golkar Bali

Screenshot_20250521_213930_InCollage - Collage Maker
Ketua SC Musda XI Partai Golkar Bali Dewa Suamba Negara (tengah) dan Ketua OC Komang Suarsana (dua dari kanan) menyampaikan penundaan pelaksanaan Musda berdasarkan surat dari DPP Partai Golkar karena Ketum Bahlil Lahadalia berhalangan hadir pada 23 Mei 2025 disampaikan dalam konferensi pers di Sekretariat DPD Partai Golkar Bali, Denpasar, Rabu (21/5/2025). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Bali yang awalnya direncanakan digelar pada 23 Mei 2025 di Nusa Dua resmi ditunda. Penundaan ini bukan karena dinamika politik internal di mana Ketua DPD Golkar Bali Sugawa Korry (SGK) disebut-sebut “digoyang” anggota DPR RI Gde Sumarjaya Linggih (GSL) alias Demer untuk merebut kursi Ketua DPD Golkar Bali melainkan murni karena Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia berhalangan hadir.

Ketua Steering Committee (SC) Musda Golkar Bali, Drs. Dewa Made Suamba Negara, M.Si, menepis spekulasi bahwa penundaan Musda terkait persaingan dua tokoh senior Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry (SGK) dan Gde Sumarjaya Linggih (GSL). “Penundaan ini tidak ada kaitannya dengan unsur politis. Intinya semata-mata karena kesibukan Ketua Umum,” tegasnya

Berita Terkait:  Launching JALA Bawaslu Bali, Sinergi Pengawas Pemilu Jaga Alam dan Lingkungan Bali

Suamba menjelaskan bahwa kehadiran Bahlil dianggap penting oleh seluruh kader di Bali. Ketua umum kami (Bahlil, red) berkeinginan menghadiri Musda Golkar di berbagai daerah, termasuk Bali. Sebagaimana yang dikomitmenkan oleh Ketum DPP Golkar di seluruh Indonesia, beliau ingin hadir secara langsung di 38 provinsi,” jelasnya saat konferensi pers di DPD Golkar Bali, Rabu (21/5/2025).

Informasi penundaan diterima mendadak. “Tiba-tiba semalam pukul 23.45 Wita, Pak Ketua DPD Golkar Bali (Sugawa Korry, red) menerima telepon dari Pak Sekjen, bahwa dengan kesibukan Ketum, karena Pak Ketum juga menteri, beliau kemungkinan besar tidak bisa hadir,” terang Suamba yang didampingi Ketua Organizing Committee (OC) Dr. drh. Komang Suarsana, MMA, Bendahara Golkar Bali Komang Takuaki Banuartha dan Wakabid Media dan Penggalangan Opini (MPO) I Putu Gede Indriawan Karna (Iwan Karna, red).

Berita Terkait:  Giri Prasta Nakhodai KONI Bali 2026–2030, Fokus Data Atlet dan Target Menang di PON 2028

Ia juga memastikan Musda tetap akan dilaksanakan dalam waktu yang akan disesuaikan dengan jadwal Bahlil. “Kami sudah sepakat bahwa Ketua Umum akan hadir. Untuk DPP juga seluruhnya akan mendampingi. Dalam tradisi Golkar, Ketua Umum selalu hadir di setiap Musda,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua OC Komang Suarsana mengungkapkan bahwa persiapan teknis Musda sudah hampir rampung. “Kami sudah melakukan persiapan mungkin sudah lebih dari 90 persen, termasuk pembayaran, surat undangan, dan seluruh kelengkapan,” ujar Mang Kos.

Berita Terkait:  Dampingi Megawati, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Bali

Namun, hingga kini belum ada tanggal pengganti yang ditetapkan. “Musda Golkar Bali yang sedianya tanggal 23 Mei ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Bisa 3-4 hari lagi, bisa sebulan, tergantung kesiapan Ketum bersama DPP Golkar,” tutupnya.

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI