Kapal Pesiar Costa Serena Bawa 1.795 Wisatawan ke Bali

Screenshot_20261102_000115_TikTok
SANDAR - Kapal pesiar mewah Costa Serena berbendera Italia sandar di Pelabuhan Benoa, Bali, Jumat (30/10/2026), dengan membawa 1.795 penumpang dan 1.079 awak kapal. (Barometer Bali/Red)

Barometer Bali | Denpasar – Pelabuhan Benoa kembali menjadi persinggahan kapal pesiar internasional. Kali ini, kapal pesiar mewah Costa Serena berbendera Italia sandar di Pelabuhan Benoa, Bali, Jumat (30/10/2026), dengan membawa 1.795 penumpang dan 1.079 awak kapal.

Kedatangan kapal pesiar yang diageni PT BEN-Line tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat konektivitas pariwisata Bali melalui jalur laut, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Costa Serena tiba di Bali setelah berlayar dari Puerto Princesa, Filipina. Kapal berukuran panjang 290,20 meter dengan bobot kotor mencapai 114.261 Gross Tonnage (GT) ini memberikan kesempatan bagi ribuan wisatawan untuk menikmati berbagai destinasi unggulan Pulau Dewata melalui agenda shore excursions atau kunjungan wisata darat.

Berita Terkait:  Tradisi Tepung Tawar Warnai Penyambutan Pangdam IX/Udayana di Bali

Setelah menikmati persinggahan di Bali, kapal dijadwalkan melanjutkan pelayaran menuju Darwin, Australia, pada Sabtu (31/10/2026).

General Manager Pelabuhan Benoa, Agung Mataram, mengatakan kunjungan kapal pesiar internasional seperti Costa Serena menjadi peluang strategis untuk meningkatkan konektivitas maritim sekaligus memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi wisata dunia.

Menurutnya, Pelindo terus berupaya memastikan pelayanan kapal pesiar berjalan optimal melalui kesiapan fasilitas pelabuhan serta koordinasi dengan agen kapal dan berbagai pemangku kepentingan.

Berita Terkait:  Peringati HLN ke-81, PLN UID Bali Apresiasi Perjuangan Insan Kelistrikan

“Kami berharap layanan yang optimal di Pelabuhan Benoa dapat memberikan pengalaman positif bagi wisatawan sekaligus mendukung daya tarik Bali sebagai destinasi wisata internasional,” ujarnya.

Agung menambahkan, keberhasilan pelayanan kapal pesiar tidak hanya bergantung pada kesiapan infrastruktur pelabuhan, tetapi juga membutuhkan sinergi antara operator pelabuhan, agen kapal, otoritas terkait, dan industri pariwisata.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kenyamanan wisatawan sekaligus memperluas dampak ekonomi dari kunjungan wisatawan mancanegara. Mulai dari sektor transportasi, perjalanan wisata, kuliner, hingga berbagai usaha lokal berpeluang mendapatkan manfaat dari aktivitas tersebut.
Melalui Sub Regional Bali Nusra, Pelindo terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas maritim dan pengembangan pariwisata berbasis jalur laut.

Berita Terkait:  BPJS Kesehatan Salurkan Rp5,1 Triliun untuk Bayar Klaim Rumah Sakit

Persinggahan Costa Serena menjadi gambaran semakin strategisnya Pelabuhan Benoa sebagai salah satu gerbang masuk wisatawan mancanegara ke Bali. Dengan dukungan fasilitas dan pelayanan yang semakin optimal, pelabuhan ini diharapkan mampu memperkuat posisi Bali dalam peta pelayaran wisata internasional. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI