Ketua BNK Tabanan Minta Sosialisasi Bahaya Narkoba Terus Digencarkan

Tabanan | barometerbali – Selaraskan komunikasi rutin di jajaran tim BNK (Badan Narkotika Kabupaten) Tabanan, Wakil Bupati I Made Edi Wirawan, S.E., yang juga selaku ketua BNK Tabanan, gelar pertemuan rutin perihal sosialisasi kegiatan BNK di Tabanan, di Ruang Rapat Wakil Bupati Tabanan, Senin (20/11).

Turut hadir dalam pertemuan itu, Kasat Narkoba Polres Tabanan, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Kesehatan dan OPD terkait selaku tim Badan Narkotika Kabupaten Tabanan.

Pertemuan ini sebagai langkah lanjutan dari pembuktian pemerintahan bersih dari penggunaan narkoba, termasuk di dalamnya pelaksanaan tes urin di DPRD dan di kalangan pejabat dan OPD di lingkungan Pemkab Tabanan di bulan Oktober silam. Hal tersebut dilakukan agar pemerintahan bisa menjadi contoh dan panutan dalam masyarakat.

Berita Terkait:  Bupati Badung Raih Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025 
Suasana pertemuan rutin BNK Tabanan

Pada kesempatan itu, Wabup Edi memberikan apresiasi terhadap program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang digalangkan dengan baik sehingga mampu membantu mengendalikan penyalahgunaan obat terlarang yang masih semarak di kalangan anak muda, namun di satu sisi ia juga menekankan agar sosialisasi tetap digencarkan.

“Sosialisasi dan pemahaman penting terhadap penggunaan narkoba, serta akibat dari obat tersebut secepatnya harus diselenggarakan di berbagai desa, khususnya pemuda,” tegasnya.

Kegiatan yang dapat dilakukan bisa berupa penyuluhan, bimbingan teknis, FGD (Focus Group Discussion) dan kolaborasi di Bimas yang rutin dilaksanakan setiap bulan terkait edukasi narkoba dan kenakalan remaja, yang harus semakin digenjot di penghujung tahun 2021.

Berita Terkait:  Dari Kolaborasi Pemkab Jembrana dengan Bumdesma LKD Pekutatan, Mimpi Ketut Darta Miliki Rumah Layak Huni Segera Terwujud
Wakil Bupati I Made Edi Wirawan, S.E., yang juga selaku ketua BNK Tabanan

Ia juga menegaskan, rancangan kegiatan yang sudah diprogramkan di akhir tahun, harus bisa berjalan dengan riil. “Harapan saya, karena kegiatan ini menggunakan dana pemerintah yang harus kita pertanggungjawabkan, dan tidak disalahgunakan,” ujarnya.

Sasaran selanjutnya untuk sosialisasi yaitu Desa Banjar Anyar dan Desa Wongaya, namun tidak menutup kemungkinan untuk diadakan sosialisasi di daerah yang lebih krusial. Sehingga apa yg dilakukan dapat bermanfaat guna bagi semua pihak.

Berita Terkait:  Kemenkeu Serahkan Hibah Tanah Bangunan Kantor Pemerintah kepada Pemkot Denpasar

Mendukung arahan Ketua BNK, I Wayan Sarba selaku sekretaris BNK juga menyampaikan memang terjadi peningkatan penyalahgunaan narkotika selama pandemi Covid-19. “Sebenarnya ingin melakukan sosialisasi secara menyeluruh untuk pencegahan, bukannya memenjarakan, supaya masyarakat teredukasi dengan baik” ungkapnya.

Pada laporannya ia juga menyampaikan, bahwa penunjukkan Desa Kediri selaku Desa Tangguh Anti Narkoba yang sebelumnya justru sangat rawan terhadap narkotika, sejak bulan Juli hingga saat ini tidak terdeteksi adanya laporan. Sebab masyarakat sudah berkoordinasi dengan baik dan memberikan informasi yang akurat, sehingga peredaran bisa menurun. (BB/504)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI