KKN-PPM UGM Dorong Pertanian Berkelanjutan di Songan Kintamani Lewat Eco Enzyme

IMG-20260705-WA0031_Q5Iq0fhs8f
Foto: Sosialisasi dan pelatihan pembuatan Eco Enzyme di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Bangli – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat KKN-PPM Universitas Gadjah Mada UGM Periode II Tahun 2026 menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan Eco Enzyme di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Kegiatan ini bertujuan mengubah limbah organik menjadi produk bernilai ekonomis sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan di desa tersebut.

Berbagai limbah rumah tangga dan pertanian seperti daun bawang, sisa buah, kulit bawang, dan bumbu dapur diolah menjadi Pupuk Organik Cair POC, kompos, fungisida alami, pakan ternak, hingga produk pertanian lainnya.

Berita Terkait:  Panen Jagung Manis Golden Boy di Subak Intaran Barat, Lahan Bera Hasilkan 3,21 Ton

Pelatihan yang berlangsung di Desa Songan ini diikuti oleh anggota Kelompok Tani Bangun Merta yang dipimpin I Putu Gede. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian, mulai dari pemaparan konsep Eco Enzyme hingga praktik langsung pembuatan POC dan fungisida alami.

Materi dan praktik dipandu oleh Gede Sutapa, dosen dari Universitas Warmadewa Unwar.

“Limbah yang selama ini dianggap tidak bernilai sesungguhnya dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian sekaligus memiliki nilai ekonomi,” ujar Gede Sutapa.

Berita Terkait:  Konjen Jepang Panen Padi Mansur di Gianyar, Universitas Waseda & Dwijendra Dorong Beras Lokal Bali Naik Kelas

Ketua Kelompok Tani Bangun Merta, I Putu Gede, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini membuka wawasan baru bagi petani terkait pemanfaatan limbah yang sebelumnya belum optimal.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kami jadi tahu cara mengolah limbah daun bawang, kulit bawang, sisa buah, dan bumbu dapur menjadi sesuatu yang berguna,” tegasnya.

Para petani berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan teknologi sederhana berbasis limbah organik, mereka optimis biaya produksi pertanian bisa ditekan, kualitas hasil panen meningkat, dan kesejahteraan petani Desa Songan ikut terdongkrak.

Berita Terkait:  Prospek dan Market Bagus, Bupati dan Wabup Badung Genjot Potensi Kopi di Agro Techno Park

Melalui program ini, KKN-PPM UGM Periode II 2026 menegaskan komitmennya mendukung pembangunan desa berkelanjutan melalui inovasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Sinergi antara perguruan tinggi, Kagama Bali, akademisi, dan kelompok tani diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan pertanian yang ramah lingkungan, produktif, dan bernilai ekonomi tinggi. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI