Foto: I Gusti Ngurah ‘Rahman’ Murthana (kiri) didampingi istrinya Putu Prida Dewi, ST saat mendaftarkan diri sebagai Caleg Dapil Denpasar Utara untuk Pileg 2024 di Gedung KPU Kota Denpasar, Kamis (11/5/2023).
Denpasar | barometerbali – Sosok pria yang sudah tak asing lagi di kalangan seniman dan sudah malang melintang khususnya di blantika musik Pop Bali, I Gusti Ngurah Murthana ST, (55), dengan langkah mantap mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif daerah pemilihan (Caleg Dapil) Denpasar Utara dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) di ajang Pemilu Serentak 2024 di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar, Kamis (11/5/2023).
Ketua Pramusti (Persatuan Artis, Musisi, Pencipta Lagu dan Insan Seni) Bali yang akrab disapa Rahman ini hadir di antara para bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) PDI Perjuangan yang berbarengan mendaftarkan diri.
Seperti diketahui sebelumnya, dalam Pileg 2019, PDI Perjuangan Dapil Denpasar Utara berhasil memperoleh 6 kursi. Mereka yakni I Ketut Suteja Kumara dengan 6.214 suara, I Wayan Sutama 5.251 suara, IB Jagra Wibawa 5.104 suara, Eko Supriadi 4.834 suara, I Nyoman Gede Sumara Putra 4.145 suara, dan I Nyoman Sumardika 3.735 suara.

“Sudah puluhan tahun tiyang ngayah (saya mengabdi) untuk kemajuan organisasi seni. Kini saatnya melalui jalur politik, astungkara jika tiyang terpilih menjadi anggota dewan, tiyang akan memperjuangkan, memajukan, dan melindungi seni budaya Bali,” ungkap Rahman didampingi istrinya Putu Prida Dewi, ST yang sebelumnya juga pernah nyaleg pada beberapa kali perhelatan Pemilu lalu.
Meski kini memilih berkecimpung di dunia politik, lanjut Rahman, bukan berarti dirinya melupakan seni budaya. Bahkan, kata dia, melalui politiklah dirinya ingin memperkuat dan memperjuangkan seni budaya agar tetap lestari.
Sebagai pendatang baru alias new comer dalam Pileg 2024, jebolan Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud) tahun 1996 ini mengaku sudah menyiapkan strategi agar bisa lolos sebagai anggota DPRD Kota Denpasar.

“Tiyang sudah menyiapkan strategi dan tim bersama anak-anak muda dan insan seni. Mereka yang sangat men-support tiyang untuk maju (sebagai caleg). Ini yang membuat tiang tambah semangat berjuang agar bisa lolos (sebagai anggota dewan),” beber pria yang juga selaku Kelihan Adat Banjar Mertha Rauh Kaja, Desa Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara ini.
Selain di dunia seni, Rahman yang merupakan kakak kandung dari personel group band rock [XXX] ini juga dikenal sangat aktif pada berbagai kegiatan di Desa Dangin Puri Kangin, tempat tinggalnya, sehingga warga masyarakat setempat sangat berharap ia bisa lolos nantinya.

Kota Denpasar imbuhnya, dijuluki sebagai “Parijs Van Bally” atau Parisnya Bali yang merupakan ikon dan pintu gerbang pariwisata domestik dan internasional di Pulau Dewata. Keunikan Denpasar merefleksikan Bali sebagai destinasi wisata yang eksotis jika dikemas dengan balutan pagelaran seni budaya.
“Berkat dukungan dari masyarakat, tiyang bisa menjalankan amanah ini. Mohon selalu dikawal demi memperjuangkan kemajuan dan pelestarian seni budaya serta mewujudkan program pembangunan bersama Wali Kota Denpasar Bapak I Gusti Ngurah Jaya Negara menuju Denpasar yang makmur dan lebih baik di masa mendatang,” harap produser rumah produksi Jayagiri Pro yang juga mantan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali ini.
Editor: Ngurah Dibia











