Koster Ucapkan Terima Kasih atas Kesabaran dan Gotong Royong Masyarakat Selama Antrean BBM

Screenshot_20261019_222221_Gallery
TERIMA KASIH - Gubernur Koster menyampaikan ucapan terima kasih atas kesabaran dan gotong royong masyarakat selama antrean BBM. (Barometer Bali/Red)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Bali yang tetap sabar, tertib, dan saling membantu selama menghadapi antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU. Semangat gotong royong masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan persoalan distribusi dan pelayanan BBM di Bali.

Koster secara khusus mengapresiasi kepedulian warga yang secara spontan membagikan makanan dan minuman kepada masyarakat yang sedang mengantre BBM. Menurutnya, sikap saling membantu tersebut mencerminkan kebersamaan masyarakat Bali dalam menghadapi situasi yang tidak mudah.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat yang tetap sabar, tertib, dan saling membantu selama mengantre BBM. Sinergi dan semangat gotong royong ini sangat penting agar situasi di Bali kembali normal, aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Koster usai rapat dengan Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM, dan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri di Depo BMM Sanggaran, Denpasar, Senin (19/10/2026).

Berita Terkait:  Antrean BBM di Bali Makin Panjang, Warga Kesal Menunggu Berjam-jam

Selain masyarakat, Koster menyampaikan penghargaan kepada Pertamina dan pengelola SPBU yang bekerja keras mengoperasikan layanan selama 24 jam, personel TNI yang membantu sebagai operator SPBU, serta kepolisian yang menjaga keamanan dan mengawal distribusi BBM.

Apresiasi juga diberikan kepada para bupati dan wali kota se-Bali yang turut memantau pelayanan BBM di wilayah masing-masing.
Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober

Di tengah upaya pemulihan distribusi BBM, Pemerintah Provinsi Bali memperpanjang penerapan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM hingga Jumat, 23 Oktober 2026. Kebijakan yang semula berlaku pada 17–19 Oktober tersebut dinilai efektif mengurangi arus kendaraan menuju SPBU, mencegah antrean panjang hingga ke jalan raya, dan menekan kemacetan.

“Penerapan sistem ganjil-genap terbukti efektif mempercepat distribusi dan pelayanan BBM di SPBU, mengurangi antrean kendaraan, serta mencegah kemacetan di jalan menuju SPBU. Karena itu, kebijakan ini kami perpanjang hingga 23 Oktober 2026, dengan tetap melakukan evaluasi terhadap kondisi pasokan dan pelayanan BBM di lapangan,” jelas Koster.

Berita Terkait:  Guruh Soekarnoputra Wafat, Koster Instruksikan Bendera PDI Perjuangan Setengah Tiang di Bali

Kebijakan ini dapat dihentikan lebih awal apabila hasil pemantauan menunjukkan pasokan dan distribusi BBM berjalan normal serta antrean di SPBU terkendali.
Sistem ganjil-genap tidak berlaku bagi ambulans, kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan niaga pengangkut logistik, kendaraan penumpang umum, serta kendaraan pengangkut atau pengantar makanan, minuman, dan kebutuhan pokok sehari-hari.

Sinergi Pemerintah dan Pertamina Perkuat Pasokan

Penanganan persoalan BBM di Bali juga dilakukan melalui sejumlah langkah terpadu, antara lain pengoperasian SPBU selama 24 jam, dukungan personel TNI sebagai operator, pengawalan truk tangki oleh kepolisian, penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH), serta pembelajaran daring untuk semua jenjang pendidikan.

Berita Terkait:  Hari Kesaktian Pancasila, Polda Bali Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan

Dalam rapat koordinasi di Kantor Pertamina Sanggaran, Denpasar, Senin (19/10/2026), Menteri ESDM bersama jajaran terkait turut membahas ketersediaan dan distribusi BBM di Bali.

Berdasarkan data per 19 Oktober 2026, stok BBM Bali dilaporkan dalam kondisi aman, terdiri atas 30,136 juta liter Pertalite, 11,045 juta liter Pertamax, 1,752 juta liter Biosolar, dan 10,356 juta liter Solar.

Meski demikian, Menteri ESDM menginstruksikan Pertamina dan Pertamina Patra Niaga menambah volume pengiriman BBM agar persediaan di Bali mampu mencukupi kebutuhan minimal 15 hari.

Koster berharap kerja sama pemerintah, Pertamina, TNI, Polri, pengelola SPBU, dan masyarakat terus terjaga untuk mempercepat pemulihan pelayanan BBM.

Semangat kebersamaan dan gotong royong tersebut diharapkan menjadi kekuatan dalam menjaga Bali tetap aman, nyaman, kondusif, dan damai, sekaligus mempertahankan citra Pulau Dewata sebagai destinasi pariwisata dunia. (red)

 

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI