Lepas 352 Anggota Kontingen Jamnas XII 2026: Gubernur Koster Instruksikan Pengawalan Jalur Darat

IMG-20260808-WA0204
Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi melepas Kontingen Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (7/8/2026)(Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi melepas Kontingen Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (7/8/2026). Dalam pelepasan tersebut, Koster menginstruksikan pemeriksaan ketat seluruh armada bus hingga penyiapan pengawalan khusus guna menjamin keselamatan peserta perjalanan darat menuju Jakarta.

Sebanyak 352 personel kontingen Bali dijadwalkan berangkat pada 11 Agustus 2026 menggunakan jalur darat menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, untuk mengikuti gelaran utama Jamnas XII yang berlangsung pada 12–21 Agustus 2026.

Berita Terkait:  Tingkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan, Gubernur Koster Gencarkan 5 Kawasan di Bali Rendah Emisi

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace), menyampaikan bahwa kontingen daerah dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kwarnas No. 165 Tahun 2025.

“Berkat koordinasi yang tertib dan terstruktur dari seluruh Kwartir Cabang se-Bali, Kontingen Daerah Bali yang diberangkatkan berjumlah 352 orang,” ujar Cok Ace dalam laporannya di hadapan jajaran Mabida, LPK, pimpinan kontingen, serta para pembina pendamping.

Berita Terkait:  Pusat dan Bali Satukan Langkah, AHY-Koster Sinkronkan Agenda Pembangunan Berkelanjutan

Rincian kontingen tersebut terdiri dari 288 Pramuka Penggalang, 36 pembina dan pendamping, 18 pimpinan kontingen cabang (Pincab), serta 10 pimpinan kontingen daerah (Pinkonda).

Mengingat perjalanan rombongan menggunakan sekitar 12 armada bus, Gubernur Koster menekankan pentingnya kelaikan armada dan kebugaran pengemudi demi menghindari potensi kecelakaan. Dinas Uji Laik Kendaraan dan instansi terkait diminta melakukan inspeksi menyeluruh.

“Ini kan naik bus, jalan darat. Jadi saya minta Kadis Uji Laik untuk cek busnya. Supaya layak, jangan sampai nanti ban kempes, mesin rusak, atau mogok. Harus layak betul busnya,” tegas Koster.

Berita Terkait:  Koster: Partai Politik Jangan Terjebak Politik Viral, Utamakan Pendidikan Politik

Koster juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap sopir bus agar tidak mengantuk di jalan raya, serta menyiapkan jalur koridor pengawalan resmi.

“Harus ada yang menjaga sopir, tidak boleh mengantuk. Kalau perlu dikawal, nanti dicarikan koridornya biar aman. Ini anak-anak kita, biar nyaman dan selamat sampai Bali kembali,” pungkas Koster. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI