Barometer Bali | Jakarta – LSPR Institute of Communication and Business (LSPR Institute) kembali memperpanjang kerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait program beasiswa atlet berprestasi.
MoU ditandatangani oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, dan Rektor LSPR Institute, Associate Professor Dr. Andre Ikhsano, disaksikan Founder & CEO LSPR Institute, Dr. (H.C) Prita Kemal Gani beserta jajaran pimpinan kampus. Kerja sama yang dimulai sejak Januari 2020 ini diperpanjang hingga September 2030.
Lewat program ini, atlet berprestasi mendapat beasiswa kuliah di LSPR Institute serta pelatihan tambahan seperti English Conversation, Public Speaking, Business Etiquette, dan Persuasive Communication. Fasilitas ini juga terbuka bagi pelatih dan ofisial KONI untuk mendukung kesiapan mereka di ajang internasional.
Marciano Norman menyampaikan apresiasinya atas komitmen LSPR. “LSPR memberi perhatian serius pada pembinaan olahraga prestasi, organisasi, sekaligus akademik para atlet,” ujarnya.
Sementara itu, Prita Kemal Gani menegaskan bahwa atlet yang unggul di akademik dan olahraga mencerminkan mental juara. “Mereka mampu mengatur waktu, menjadi teladan, dan ikon bagi generasi muda,” tegasnya.
Rektor LSPR, Andre Ikhsano, melaporkan bahwa hasil kolaborasi ini sudah nyata, salah satunya empat atlet binaan KONI resmi menjadi sarjana LSPR pada 2024, di antaranya Azzahra Permatahani (renang Olimpiade 2024) dan Herlina Gitaningsih (judo). Saat ini tercatat 10 atlet masih aktif menempuh pendidikan jarak jauh di LSPR.
Perpanjangan kerja sama ini diharapkan semakin memperkokoh peran LSPR dalam melahirkan atlet berprestasi yang tak hanya berdaya saing di arena olahraga, tetapi juga berperan sebagai motivator dan agen perubahan positif bagi masyarakat. (rah)











