Manusa Yadnya Bersama Gelaran PHDI Denpasar Jadi Solusi dan Ringankan Warga

IMG-20260918-WA0016
UPACARA MANUSA YADNYA MASSAL - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar kembali menggelar upacara manusa yadnya massal. (Barometer Bali/Rah/Red)

Barometer Bali | Denpasar – Di tengah maraknya konten media sosial yang menyampaikan keluhan atas pelaksanaan yadnya dalam agama Hindu yang dinilai ribet dan memberatkan, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar hadir memberi solusi. “Adanya anggapan bahwa yadnya dalam agama Hindu itu ribet dan memberatkan kami jawab dengan pelaksanaan manusa yadnya bersama ini,” jelas Ketua PHDI Kota Denpasar Dr. I Made Arka, S.Pd., M.Pd., didampingi Ketua Panitia Putu Danis Rumanggi, SH.,MH, MH.Kes., kepada media pada Rabu (16/9) di sela-sela rapat persiapan di Kantor PHDI Kota Denpasar Taman Kota Lumintang Denpasar.

Sebagai upaya memberikan pelayanan kepada umat Hindu di Kota Denpasar dan sekitarnya, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar kembali menggelar upacara manusa yadnya massal. “Upacara Menek Kelih, Pewintenan Saraswati dan Metatah Massal digelar sebagai upaya meringankan umat Hindu dalam menuntaskan kewajiban manusa yadnya kepada anak-anaknya,” ujar Made Arka.

Berita Terkait:  FOX Jimbaran Beach Bali Hadirkan “Nusantara Night” untuk Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lebih jauh doktor ilmu agama ini menegaskan bahwa pelaksanaan manusa yadnya secara bersama selain sebagai perwujudan spirit gotong royong Vasudhaiva Kutumbhakam, juga sebagai upaya menepis anggapan bahwa yadnya itu mahal dan ribet. “Dengan semangat bergotong royong, umat dapat mengikuti upacara manusa yadnya ini dengan ringan dan mudah tidak ribet,” jelasnya. Besaran punia untuk mengikuti upacara yang cukup penting dalam tahapan kehidupan manusia ini diserahkan kepada kerelaan dan keikhlasan umat.

“Punia yang diberikan sejatinya sebagai wujud bhakti persembahan kepada para leluhur yang turun kepada anak-anak kita sehingga besarannya disesuaikan dengan kemampuan,” tegas Made Arka lagi. Harapannya terjadi subsidi silang, di mana yang mampu mepunia lebih dapat membantu yang kurang mampu.
Selain solusi untuk meringankan umat, Manusa Yadnya Bersama ini juga menjadi solusi bagi warga perantauan atau warga transmigran yang tidak menjadi warga di wilayah desa adat di Bali dan Kota Denpasar

Berita Terkait:  Lepas Jalan Sehat HUT SMPN 1 Banjarangkan, Wabup Tjok Surya Tekankan Semangat Kebersamaan dan Pentingnya Pendidikan Karakter

Selain itu pihaknya juga membuka peran serta masyarakat dan swasta melalui donasi dan sponsorship. “Panitia juga turut urunan mepunia untuk bergotong royong memberi pelayanan kepada umat,” ujar penggemar olahraga beladiri ini.

Ketua Panitia Putu Danis Rumanggi, SH.,MH, MH.Kes berharap kepada para peserta agar mengenakan busana sembahyang sederhana berupa pakaian putih-kuning madya, sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. “Pedoman pakaian dibuat sebagai upaya kebersamaan dan kesederhanaan, agar inti pelaksanaan yadnya dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh bhakti,”ujar Danis sapaan akrabnya.

Segala hal teknis terkait acara akan disampaikan langsung kepada peserta saat teknikal meeting sebelum pelaksanaan. “Para peserta yang terdaftar juga akan dimasukkan ke dalam grup WA untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi,” jelasnya. Panitia mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh peserta untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan acara ini.

Berita Terkait:  Dukung Meringankan Beban Umat, Pemkab Klungkung Fasilitasi Manusa Yadnya Masal Gratis

Adapun pemuput upacara melibatkan pinandita yang berasal dari berbagai soroh atau pasemetonan di Bali. Keberadaan mereka akan memberikan nilai sakral dan keberagaman pada acara ini.

“Semua informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi sekretariat panitia. Mari bersama-sama menjaga keharmonisan dalam menjalankan ibadah dan tradisi keagamaan,” jelasnya.

Rencananya manusa yadnya ini akan diselenggarakan di Wantilan Pura Lokananta Denpasar pada Sabtui,3 Oktober 2025. Pihaknya membuka pendaftaran kepada seluruh umat Hindu di Kota Denpasar dan sekitarnya.

Bagi umat yang ingin mengikuti upacara manusa yadnya ini agar menghubungi kontak:
+62 857-9265-5761 (Tu Riska)
+62 857 9266 5761 (Esa). (rah/red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI