Ket foto: Paslon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar Gede Ngurah Ambara (kiri) dan Nengah Yasa Adi Susanto (kanan) atau paket ABDI dalam debat terbuka Pilwakot Denpasar di Hotel Prama Sanur, Sabtu (19/10/2024) menyatakan akan memberikan reward untuk masyarakat Kota Denpasar yang memilah sampah.(barometerbali/213)
Denpasar | barometerbali – Pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra-I Nengah Yasa Adi Susanto (ABDI) mengaku akan memberikan reward (hadiah, red) kepada masyarakat Kota Denpasar yang memilah sampah rumah tangganya secara mandiri.
“Kita akan berikan reward berupa yakni dengan membebaskan mereka untuk membayar iuran ketika rumah tangga sudah memilah sampah,” ungkap Adi Susanto saat debat perdana Pilwalkot Denpasar 2024 di Hotel Prama Sanur, Denpasar, Sabtu (19/10/2024).
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bro Adi ini mengaku akan mengoptimalkan fungsi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Denpasar.
“Kita akan maksimalkan TPST meskipun sampai saat ini TPST yang ada di Denpasar itu bermasalah,” tandasnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengaku akan meniadakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kota Denpasar. Ia menegaskan, pengolahan sampah harus dilakukan dari hulu ke hilir.
“Karena TPA itu sendiri sesuai Undang-Undang Pengelolaan Sampah itu memang harus dihilangkan sejak tahun 2008. Tapi saat ini faktanya masih ada TPA-TPA di Bali,” imbuh pria yang juga akrab dipanggil Jro Ong.
Selain itu, pihaknya mengaku akan berfokus dalam mengedukasi masyarakat dalam pemilahan sampah.
“Kita harus mulai mengedukasi masyarkat terkait pemilahan sampah, mana yang termasuk sampah organik dan nonorganik sehingga nantinya akan ada pemilahan di awal,” pungkas Bro Adi. (213)
Editor: Ngurah Dibia











