Barometer Bali | Buleleng – Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, menyerahkan punia sebesar Rp23 juta kepada masyarakat Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, saat menghadiri rangkaian upacara melaspas Kantor Perbekel Patemon di Banjar Dinas Sema, Rabu (7/1).
Punia tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan pelestarian seni budaya di desa setempat. Rinciannya, Rp10 juta untuk sanggar seni, Rp3 juta untuk penari, Rp5 juta untuk kader PKK, serta Rp5 juta untuk anggota Pakis.
Dalam kesempatan tersebut, Giri Prasta menyampaikan bahwa dukungan terhadap kegiatan seni dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga identitas budaya Bali di tengah perkembangan zaman.
“Kita lahir dan besar di Bali yang memiliki budaya sangat kuat. Karena itu menjadi kewajiban kita bersama untuk terus menjaga dan melestarikan budaya yang kita miliki,” ujar Giri Prasta dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa Bali memang dikenal sebagai destinasi pariwisata dunia, namun masyarakat tidak boleh melupakan akar budaya yang menjadi kekuatan utama Pulau Dewata.
Selain menyerahkan punia, Wagub Bali juga mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa serta menjalankan tata kelola administrasi yang baik dalam setiap program pembangunan.
Hal tersebut juga berkaitan dengan penyaluran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Desa Patemon yang digunakan untuk pembangunan dan renovasi sejumlah fasilitas desa, seperti wantilan desa, kantor LPD, tembok, hingga pintu gerbang.
Sementara itu, Perbekel Desa Patemon, Made Selamat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Bali kepada masyarakat Desa Patemon.
Ia menjelaskan bahwa dana BKK yang diterima desa tidak hanya dimanfaatkan untuk pembangunan fisik, tetapi juga untuk mendukung pelaksanaan upacara melaspas yang memiliki makna penting bagi masyarakat.
“Dukungan ini sangat berarti bagi warga Desa Patemon, karena tidak hanya membantu pembangunan fisik, tetapi juga mendukung kegiatan adat dan budaya masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan melaspas tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Patemon yang turut mengikuti rangkaian upacara secara khidmat. (red)











