Barometer Bali | Minahasa Utara – Kepanikan menyergap 300 penumpang KM Barcelona V saat kapal yang mereka tumpangi mendadak terbakar di perairan Pulau Talise, Minggu siang (20/7/2025). Api melahap bagian kapal tanpa ampun, menyebabkan para penumpang berhamburan, sebagian bahkan nekat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Tanpa menunggu lama, prajurit TNI AL dari Satdik-4 Kodiklatal yang sedang melakukan latihan di sekitar lokasi langsung bergerak cepat. Mereka segera memberi bantuan evakuasi, disusul kedatangan KRI Pari-849 dan KAL Tedung Selar. Kedua kapal perang ini memperkuat proses penyelamatan dalam operasi SAR gabungan.
Tak hanya TNI AL, dua kapal sipil—KM Barcelona IIIA dan KM Venecian—juga ikut menyelamatkan para penumpang yang terombang-ambing di laut. Bersama-sama mereka melaksanakan misi kemanusiaan demi menyelamatkan nyawa.
Evakuasi korban dilakukan di dua titik utama, yaitu di Pelabuhan Munte dan Dermaga Bakamla Serey. Hingga saat ini, 295 penumpang dinyatakan selamat dan lima lainnya meninggal dunia. Para korban luka dirawat di beberapa rumah sakit seperti RSUD Walanda Maramis, RSUP Kandouw Malalayang, dan RSUD ODSK.
Komandan Satdik 4 Kolonel Marinir Hendy Dwibayu A. menyatakan, “Kami berkomitmen hadir untuk rakyat, terutama dalam situasi darurat seperti ini. Evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan dedikasi.”
Aksi cepat TNI AL membuktikan bahwa prajuritnya tak hanya menjaga kedaulatan, tapi juga berdiri di garis depan saat bencana melanda rakyat. Operasi penyisiran masih berlangsung untuk memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal. (rah)











