Pasokan BBM Bali Diperkuat, Pertamina Jadwalkan Kapal Sandar hingga 16 Oktober

Screenshot_20261012_180152_ChatGPT
KAPAL SANDAR - Untuk menjaga ketersediaan BBM secara berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga juga telah menyusun jadwal kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026. (Barometer Bali/Ilustrasi AI)

Barometer Bali | Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus memperkuat ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali. Upaya ini dilakukan melalui kedatangan kapal pengangkut yang membawa 18.000 kiloliter (KL) Pertalite dan 2.500 KL Pertamax untuk mempercepat distribusi ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Tambahan pasokan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran pelayanan BBM di seluruh wilayah Bali.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan Pertamina terus memantau kondisi persediaan dan tingkat konsumsi BBM di lapangan. Setelah kapal sandar, proses penyaluran akan dioptimalkan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Berita Terkait:  Purbaya Diganti Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Janji Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen

“Dengan sandarnya kapal pengangkut BBM, kami memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus kami optimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah,” ujar Ahad.

Pertamina mencatat rata-rata konsumsi Pertalite di Bali mencapai sekitar 2.200 KL per hari. Angka tersebut menjadi salah satu dasar dalam menyusun perencanaan pasokan dan menentukan prioritas distribusi, sehingga kebutuhan SPBU dapat dipenuhi berdasarkan kondisi aktual di lapangan.

Berita Terkait:  Guruh Soekarnoputra Wafat, Koster Instruksikan Bendera PDI Perjuangan Setengah Tiang di Bali

Untuk menjaga ketersediaan BBM secara berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga juga telah menyusun jadwal kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026. Kapal-kapal tersebut dijadwalkan melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis dengan total muatan mencapai 26.200 KL.

Rangkaian kedatangan kapal ini merupakan bagian dari langkah Pertamina untuk menjaga kesinambungan pasokan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat Bali tetap terpenuhi.

Selain mendatangkan pasokan tambahan, Pertamina Patra Niaga terus mempercepat pembongkaran muatan dan penyaluran BBM dari terminal menuju SPBU. Evaluasi terhadap kebutuhan distribusi juga dilakukan secara berkala dengan memperhatikan perkembangan stok dan konsumsi di setiap wilayah.

Berita Terkait:  Raih 186 Suara, Mantan Danjen Kopassus Nyoman Cantiasa Terpilih Pimpin PHDI Pusat

Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Masyarakat juga diminta memperoleh informasi mengenai ketersediaan dan penyaluran BBM melalui kanal komunikasi resmi Pertamina agar mendapatkan informasi yang akurat dan terverifikasi.

Untuk informasi lebih lanjut maupun pengaduan terkait layanan dan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI