Penjualan Eceran Bali Tetap Kuat, Ditopang High Season dan Tahun Ajaran Baru

InCollage_20260823_090845746_Q1Y2mUYp3o
Foto: ilustrasi. (barometerbali/BI/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Kinerja penjualan eceran di Provinsi Bali tetap menunjukkan optimisme pada Juli 2026. Kondisi tersebut didukung momentum high season pariwisata dan meningkatnya kebutuhan masyarakat memasuki tahun ajaran baru.

Berdasarkan Survei Penjualan Eceran (SPE) Bank Indonesia Provinsi Bali, Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Juni 2026 tercatat sebesar 126,4. Angka tersebut masih berada pada level optimis atau di atas 100 dan meningkat 0,5 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).

Peningkatan kinerja penjualan terutama didorong oleh kategori Barang Budaya dan Rekreasi yang tumbuh 2,2 persen (mtm), Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 2,0 persen (mtm), serta Barang Lainnya sebesar 0,5 persen (mtm).

Penguatan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat selama periode libur sekolah serta persiapan berbagai aktivitas pariwisata pada musim wisata pertengahan tahun.

Berita Terkait:  Bupati Upasaksi Karya di Desa Adat Lipah, Ajak Krama Jaga Persatuan dan Kebersamaan

Kinerja penjualan eceran yang tetap kuat juga sejalan dengan membaiknya fundamental perekonomian Bali. Pertumbuhan ekonomi Bali pada Triwulan II 2026 tercatat sebesar 5,78 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), didukung peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, dan aktivitas sektor pariwisata yang tetap kuat.

Memasuki Juli 2026, kinerja penjualan eceran diprakirakan tetap kuat. IPR Juli 2026 diprakirakan mencapai 128,7 atau meningkat 1,8 persen (mtm).

Peningkatan tersebut ditopang oleh penjualan kategori Sandang, Makanan, Minuman dan Tembakau, serta Barang Budaya dan Rekreasi. Kondisi ini sejalan dengan tetap kuatnya permintaan masyarakat memasuki periode tahun ajaran baru dan momentum high season.

Di sisi lain, ekspektasi harga umum dalam tiga dan enam bulan mendatang diprakirakan meningkat. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) September 2026 tercatat sebesar 192, sedangkan Desember 2026 sebesar 200.

Berita Terkait:  Ayah dan Anak Kompak Curi Motor, Polsek Denpasar Barat Ungkap Aksi di 12 TKP

Sementara itu, inflasi Bali pada Juli 2026 tercatat sebesar 2,42 persen (yoy), masih berada dalam rentang sasaran inflasi Indonesia sebesar 2,5±1 persen. Inflasi yang tetap terkendali turut mendukung terjaganya daya beli masyarakat sehingga konsumsi rumah tangga tetap tumbuh dan menopang aktivitas perdagangan eceran.

Optimisme pelaku usaha juga masih terjaga. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) yang berada pada level optimis atau di atas 100.

IEP enam bulan mendatang, yakni Desember 2026, meningkat menjadi 198 dari 190 pada survei sebelumnya. Sementara itu, IEP tiga bulan mendatang atau September 2026 tercatat sebesar 184, sedikit lebih rendah dibandingkan ekspektasi Agustus 2026 yang mencapai 190.

Meski mengalami moderasi dalam jangka pendek, pelaku usaha tetap meyakini prospek penjualan ritel Bali akan meningkat. Optimisme tersebut terutama didukung aktivitas pariwisata dan konsumsi rumah tangga yang masih kuat.

Berita Terkait:  Reorientasi MBG Demi Mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Diversifikasi Lokal

Keyakinan pelaku usaha turut didukung oleh pertumbuhan kredit Lapangan Usaha Perdagangan yang hingga Juni 2026 tercatat tumbuh 1,47 persen (yoy).

Untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik, Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi. Ke depan, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Bali akan terus memperkuat strategi 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga inflasi tetap stabil dan terkendali, melindungi daya beli masyarakat, serta mendukung perekonomian Bali agar terus tumbuh secara berkelanjutan. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI