Barometer Bali | Jembrana – Seorang penumpang KMP Cemerlang 55 dilaporkan jatuh ke laut di sekitar perairan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (27/9/2026) malam. Hingga Senin (28/9/2026), korban masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan.
Korban diketahui bernama Rizki Firmansyah (23), warga Jombang, Jawa Timur. Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Senin (28/9) pukul 05.20 Wita dari Komang Sumerta, SROP Gilimanuk.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.50 Wita. Salah seorang penumpang KMP Cemerlang 55 melihat seseorang tercebur ke perairan di sekitar Buoy Merah, Pelabuhan Gilimanuk.
Penumpang tersebut kemudian menghubungi KMP Gilimanuk yang saat itu melintas di sekitar lokasi untuk meminta bantuan. Sekitar pukul 19.05 Wita, KMP Gilimanuk melaporkan telah melakukan pencarian di sekitar posisi korban terlihat, namun belum menemukan keberadaan korban.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana mengerahkan tujuh personel menuju lokasi kejadian pada pukul 06.00 Wita untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, pada pukul 07.15 Wita, Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana bergerak melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
“Pada pukul 07.15 Wita, Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana bergerak melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” terang I Nyoman Sidakarya.
Upaya pencarian kemudian diperkuat Sea Thunder Polairud Polres Jembrana yang turut melakukan penyisiran dengan tiga personel. Selain itu, unsur TNI AL juga mengerahkan Sea Rider untuk membantu pencarian korban.
Sementara itu, Search and Rescue Unit (SRU) darat melakukan penyisiran di sepanjang kawasan daratan sekitar Pantai Gilimanuk.
Hingga saat ini, operasi SAR masih berlangsung. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran melalui jalur laut dan darat di sekitar lokasi korban terakhir kali terlihat serta sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. (rah)










