Polsek Kuta Selatan Tangani Kasus Pengeroyokan Driver Online di Pecatu, Pelaku Dalam Pengejaran

Foto: Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan saat ini tengah menangani kasus pengeroyokan yang terjadi di Jalan Labuan Sahit, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, pada Kamis (6/2). (barometerbali/rah)

Kuta Selatan | barometerbali – Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan saat ini tengah menangani kasus pengeroyokan yang terjadi di Jalan Labuan Sahit, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, tepatnya di depan Saloto Pecatu, pada Kamis (6/2) sekitar pukul 03.00 WITA.  

Kejadian ini dilaporkan oleh dua korban, ED (24) dan HH (30), yang merupakan driver online. Menurut keterangan korban, saat itu mereka tengah mangkal di depan Saloto ketika tiba-tiba diserang oleh sekitar 10 orang yang diduga juga merupakan driver online dari pangkalan yang sama.  

Berita Terkait:  Meriahkan HUT ke-238 Denpasar, Koster Jajal Rute 6K dan Sapa Ribuan Peserta

Para pelaku melakukan penyerangan bahkan memukul korban menggunakan besi. Akibatnya, ED dan HH mengalami luka di beberapa bagian tubuh, termasuk pelipis, jari tengah, dan lengan kiri. Setelah kejadian tersebut, korban langsung melaporkan insiden ini ke Polsek Kuta Selatan dengan didampingi oleh beberapa rekan mereka.  

Berdasarkan penyelidikan awal, kejadian ini diduga dipicu oleh perselisihan terkait lahan pangkalan antar kelompok driver online di kawasan sekitar Saloto Pecatu. Saat ini, Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi, serta tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pelaku yang kini dalam pengejaran.  

Berita Terkait:  Sengketa Honorarium Advokat Resmi Disidangkan, Pengusaha Tulungagung Belum Buka Suara

Hingga saat ini, situasi di kawasan Pecatu, khususnya di sekitar Saloto Bar Pecatu, tetap dalam kondisi aman dan kondusif. Pihak kepolisian terus melakukan pemantauan dan menggelar Patroli.

Sementara itu, menanggapi informasi yang beredar di media sosial dan WhatsApp mengenai adanya kelompok warga yang berkumpul dan melakukan sweeping di kawasan belakang GWK, Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoaks.  

Berita Terkait:  Condotel Cemagi Disegel, Satpol PP Badung Ingatkan Ancaman Sanksi Hukum

“Kami pastikan informasi yang menyebutkan adanya kelompok warga berkumpul dan meresahkan di belakang kawasan GWK serta melakukan sweeping itu tidak benar. Saat ini, situasi di wilayah tersebut tetap aman dan terkendali,” ujar AKP I Ketut Sukadi.  

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan hal mencurigakan, warga diharapkan segera melapor ke pihak kepolisian terdekat agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI