Barometer Bali | Gianyar – Pesona Ubud sebagai destinasi wisata dunia kini semakin lengkap dengan hadirnya Premadewi Resort A Pramana Experience. Resort boutique ini menawarkan pengalaman menginap yang memadukan keramahtamahan khas Bali, romansa, budaya, spiritualitas, hingga wellness dalam atmosfer yang lebih intim dan personal.
Memasuki masa soft opening pada 10 Agustus 2026, Premadewi Resort mengusung tagline “Beauty of Ubud”. Konsep tersebut tidak hanya berbicara mengenai keindahan alam Ubud, tetapi mengajak wisatawan menemukan dan merasakan sisi lain kawasan tersebut melalui pengalaman yang lebih mendalam dan penuh makna.
CEO Pramana Experience, I Wayan Suarsa atau Leon Suarsa, mengatakan Premadewi dirancang sebagai sebuah intimate retreat, dengan ketulusan pelayanan serta perhatian kepada setiap tamu menjadi bagian penting dari pengalaman selama menginap.
“Beauty of Ubud bukan hanya menggambarkan keindahan visual destinasi, tetapi juga tercermin melalui keramahtamahan Bali yang tulus, koneksi romantis, budaya dan spiritualitas lokal, alam tropis, wellness, serta pengalaman manusia yang bermakna,” demikian konsep yang diusung Premadewi Resort.
Filosofi Cinta di Balik Nama Premadewi
Nama Premadewi memiliki filosofi tersendiri. Kata Prema merepresentasikan cinta yang tulus dan murni, sementara Dewi melambangkan keanggunan feminin, kasih sayang, keindahan, serta energi yang penuh perhatian.
Filosofi tersebut kemudian diwujudkan dalam konsep resort sebagai sebuah sanctuary, tempat para tamu dapat merasa diterima, dihargai dan nyaman, sekaligus memperoleh ruang untuk kembali terhubung dengan diri sendiri maupun orang-orang terkasih.
Premadewi Resort memiliki 18 unit akomodasi, terdiri atas 10 Prema Suites dan delapan One Bedroom Wooden Pool Villas, yang masing-masing menawarkan karakter pengalaman berbeda.
Berawal dari Perjuangan Keluarga
Di balik kemewahan dan keindahan Premadewi tersimpan perjalanan panjang sebuah keluarga. Usaha tersebut dirintis Ni Nyoman Suryani bersama almarhum suaminya, kemudian berkembang secara bertahap dari skala kecil hingga kini menjadi bagian dari industri hospitality di Ubud.
Suryani selaku owner, didampingi putrinya Ni Made Ayu Swandewi dan cucunya Ni Made Ayu Maha Rani, mengisahkan bahwa perjalanan membangun usaha tersebut tidak dapat dilepaskan dari perjuangan keluarga dan dukungan masyarakat sekitar.
Setelah sang suami meninggal dunia, pengembangan usaha diteruskan bersama anggota keluarga, mulai dari anak, menantu hingga cucu. Berangkat dari kondisi yang masih terbatas, pembangunan secara perlahan dapat dilanjutkan hingga Premadewi hadir dalam bentuknya saat ini.
Bagi Suryani, masyarakat sekitar juga memiliki peran penting dalam perjalanan tersebut. Karena itu, keberadaan resort diharapkan mampu memberikan manfaat kembali melalui keterlibatan maupun kontribusi terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
Sentuhan Feminin Jadi Identitas Premadewi
Salah satu karakter kuat Premadewi adalah sentuhan feminin yang hadir di berbagai sudut resort. Bunga, tanaman hingga patung menjadi elemen yang memperkuat nuansa keindahan dan kelembutan.
Konsep ini berkaitan erat dengan perjalanan keluarga Premadewi yang dalam perkembangannya banyak melibatkan perempuan. Unsur feminin itu kemudian diterjemahkan melalui desain lanskap hingga pengalaman yang diberikan kepada tamu.
Karena itu, makna “Beauty” tidak berhenti pada tampilan visual. Keindahan menjadi bagian dari cerita yang disampaikan melalui ruang, alam, pelayanan serta pengalaman selama berada di resort.
Premadewi juga memiliki karakter lanskap berbeda dibandingkan sejumlah properti Pramana Experience lainnya. Bila beberapa properti Pramana menonjolkan panorama pegunungan dan kawasan Sungai Ayung, Premadewi mengandalkan lanskap tropis, kolam, serta atmosfer intim sebagai kekuatan identitasnya.
Membawa Pengalaman Ubud Lebih Dekat
Perpaduan akomodasi, kuliner, wellness, budaya dan spiritualitas dirancang untuk membawa wisatawan menikmati Ubud secara lebih personal.
Premadewi tidak sekadar diposisikan sebagai tempat bermalam, tetapi juga menjadi ruang untuk merayakan berbagai momen spesial, seperti bulan madu, lamaran, ulang tahun pernikahan, intimate wedding, Balinese blessing, perjalanan wellness hingga solo restorative stay.
Bagi Pramana Experience, hadirnya Premadewi menjadi babak baru dalam pengembangan konsep hospitality yang berakar pada ketulusan pelayanan, budaya lokal serta pengalaman emosional para tamu.
Selama masa soft opening, beragam pengalaman romantis, budaya, spiritual, kuliner hingga wellness akan diperkenalkan secara bertahap.
Melalui Premadewi, wisatawan ditawarkan cara berbeda untuk mengenal Ubud. Bukan sekadar melihat panorama dan keindahannya, tetapi ikut merasakan, menghayati serta membangun koneksi dengan Bali.
Pada akhirnya, konsep “Beauty of Ubud” yang dibawa Premadewi bukan hanya tentang sebuah tempat indah untuk menginap. Lebih dari itu, Premadewi ingin menghadirkan pengalaman personal, hangat dan bermakna yang dapat dibawa pulang wisatawan sebagai bagian dari kenangan mereka tentang Bali. (adv/red)











