Barometer Bali | Jembrana – Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026), disambut meriah oleh ribuan masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat sepanjang rute yang dilalui Presiden dari Lapangan Gilimanuk hingga Monumen Lintas Laut, lokasi groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gilimanuk.
Warga dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak sekolah, memadati sepanjang jalur untuk menyambut kedatangan Presiden Prabowo. Suasana semakin semarak saat rombongan Presiden melintas menuju lokasi acara.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan tertib yang diberikan masyarakat Jembrana. Hal tersebut disampaikannya saat berbincang dengan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan di sela-sela kunjungan Presiden.
Istana menilai antusiasme masyarakat Jembrana menunjukkan energi positif sekaligus kedekatan antara pemimpin dan masyarakat.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyambut baik apresiasi tersebut. Menurutnya, antusiasme warga merupakan bentuk kebanggaan sekaligus kerinduan masyarakat Jembrana untuk menyambut langsung Presiden Republik Indonesia di tanah Mekepung.
“Kami sangat bersyukur dan terharu melihat antusiasme masyarakat Jembrana. Kehadiran Bapak Presiden membawa angin segar dan harapan baru bagi kemajuan daerah kami, khususnya di bidang infrastruktur dan ekonomi daerah,” ujar Bupati Kembang.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama masyarakat siap mendukung berbagai agenda strategis nasional yang dilaksanakan pemerintah pusat di wilayah Bali Barat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting untuk mempercepat pembangunan sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di Jembrana.
“Apresiasi dari Istana ini milik seluruh warga Jembrana. Ini membuktikan bahwa keterlibatan dan keramahan warga kita mendapat tempat tersendiri di hati Bapak Presiden,” pungkasnya.
Groundbreaking PLTS Gilimanuk
Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden Prabowo juga melakukan groundbreaking proyek PLTS Gilimanuk. Pembangunan pembangkit energi surya skala besar ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transisi menuju energi bersih sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Program tersebut juga menjadi bagian dari peluncuran dan groundbreaking pengembangan PLTS yang tersebar di 14 lokasi.
PLTS Gilimanuk dikembangkan untuk mendukung sistem kelistrikan Bali sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit berbahan bakar minyak (BBM).
PLTS Gilimanuk direncanakan memiliki kapasitas pembangkitan sebesar 100 GWp, dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 1.000 megawatt hour (MWh).
Dengan kapasitas tersebut, PLTS Gilimanuk diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik sekitar 470 gigawatt hour (GWh) per tahun.
Pengembangan PLTS ini menjadi momentum penting bagi Bali dalam memperkuat pemanfaatan energi terbarukan. Selain mendukung kebutuhan listrik, proyek tersebut diharapkan turut mendorong percepatan transformasi energi dan pembangunan berkelanjutan di Pulau Dewata.
Kunjungan Presiden Prabowo di Jembrana turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Wakil Panglima TNI, Direktur Utama PLN beserta jajaran, Gubernur Bali, Forkopimda Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana, serta sejumlah instansi terkait. (red)










