Respons Polsek Gianyar saat Warga Pertanyakan Isu Penculikan Anak

Warga menyampaikan keluh-kesahnya dalam Jumat Curhat di Kantor Perbekel Desa Suwat Kecamatan Gianyar, Jumat (3/2/2023) pagi. (Foto: hms/res gyr)

Gianyar | barometerbali – Kepolisian Sektor Gianyar rutin menggelar Jumat Curhat untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat di Kecamatan Gianyar. Kali ini, polisi mendapat keluhan tentang menyikapi Hari Arak Bali hingga isu kasus penculikan anak digelar di Kantor Perbekel Desa Suwat Kecamatan Gianyar. Kapolsek Gianyar Kompol I Ketut Tomiyasa, pimpin langsung kegiatan tersebut, Jumat (3/2/2023) pagi.

Didampingi para Kanit, Tomiyasa membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat yang hadir. Ia ingin mendengar langsung berbagai keluhan dan aspirasi warga.

Berita Terkait:  Perda AKSP Belum Disetujui Kemendagri, DPRD Kebut Penyempurnaan

Salah seorang warga, yaitu Bandesa Adat Petak Jeruk I Nyoman Moning Triana menyampaikan aspirasi cara menyikapi hari Arak Bali per tanggal 29 Januari 2023.

Kompol I Ketut Tomiyasa langsung merespon aspirasi dari Bandesa Adat Petak Jeruk. Ia menjelaskan bahwa Hari Arak Bali yang dilegalkan adalah minuman Arak Bali, akan tetapi jika ada perbuatan melanggar hukum seperti mabuk-mabukan karena minum-minuman beralkohol tentunya dapat ditertibkan oleh perangkat desa atau prajuru adat di desa.

Berita Terkait:  Kematian Massal Mangrove di Tahura Akibat Cemaran BBM, Peneliti Unud Desak Investigasi Forensik

“Tetapi jika tetap melanggar juga agar dilaporkan ke Polsek Gianyar, untuk selanjutnya Polsek Gianyar yang menanganinya,” ungkapnya.

Kemudian Kelihan Adat Suwat Kaja I Wayan Suka Merta menyampaikan aspirasi terkait kebenaran isu maraknya penculikan anak seperti diberitakan di media sosial (medsos).

“Agar masyarakat tidak terlalu resah akan tetapi tetap ingatkan anak-anak di rumah untuk selalu waspada dengan orang yang tidak dikenalnya. Selain itu agar para orangtua pastikan selalu mengawasi anak-anaknya,” pesan Tomiyasa.

Program Jumat Curhat yang diinisiasi Kapolri ini juga sejalan dengan terobosan kreatif Kapolres Gianyar Yaitu Orti Krama Polres Gianyar mendapat apresiasi dari masyarakat.

Berita Terkait:  Koster Upayakan Insentif Pecalang Se-Bali, Target 2027–2028

“Karena mereka bisa menyampaikan keluhan maupun aspirasi secara langsung kepada Kapolsek Gianyar.

Seperti yang dikatakan Perbekel Desa Suwat Ngakan Made Astawa. Menurutnya, program Jumat Curhat sangat bermanfaat bagi warga yang secara langsung dapat menyampaikan keluhan maupun aspirasi.

“Kami selaku Perbekel Desa Suwat memberi apresiasi terobosan Polri yaitu Jumat Curhat sehingga warga masyarakat dapat menyampaikan permasalahan yang ada,” tandasnya. (BB/501)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI