Wujudkan Harmoni Skala-Niskala, Pemkab Jembrana Laksanakan Bhakti Penganyar di Pura Agung Besakih

WhatsApp Image 2026-04-17 at 12.38.10
Foto: Jajaran Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan prosesi persembahyangan Bhakti Penganyar pada Jumat (17/4). (barometerbali/pro/rah)

Barometer Bali | Klungkung – Dalam rangkaian upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, jajaran Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan prosesi persembahyangan Bhakti Penganyar pada Jumat (17/4). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Prosesi persembahyangan yang berlangsung khidmat di Penataran Agung Pura Besakih ini merupakan wujud syukur serta penghormatan spiritual dari seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jembrana kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Berita Terkait:  Buka Musrenbang RKPD Jembrana 2027, Bupati Kembang Tekankan Prioritaskan Kebutuhan Rakyat

Sebelum melaksanakan persembahyangan bersama di Penataran Agung, rombongan juga diberikan kesempatan untuk melakukan persembahyangan di Pura Pedarman masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kembang Hartawan menegaskan bahwa kehadiran jajaran Pemkab Jembrana di Pura Agung Besakih ini memiliki makna mendalam bagi keberlangsungan pembangunan di daerah.

“Bhakti Penganyar ini bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan momentum bagi kita semua di pemerintahan untuk menyucikan pikiran dan memohon tuntunan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar program-program pembangunan di Jembrana dapat berjalan lancar demi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Berita Terkait:  Dipuput Lima Sulinggih, Tawur Agung Kesanga Jembrana 2026 Fokus pada Penyucian Lima Penjuru Alam

Lebih lanjut, Bupati Kembang juga menekankan pentingnya menjaga keselarasan dalam memimpin daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pencapaian fisik semata, tetapi juga dari kemantapan spiritual.

“Melalui Bhakti Penganyar ini, kita diingatkan untuk selalu menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan spiritual (Skala dan Niskala),” imbuhnya.

Kegiatan Bhakti Penganyar ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara upaya niskala (spiritual) dan sekala (fisik). Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen menjadikan semangat gotong royong dan nilai-nilai religius sebagai fondasi utama dalam membangun daerah menuju Jembrana yang lebih maju, harmoni dan bermartabat. (Pro/rah)

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar akan Berlakukan Kebijakan WFH ASN Mulai 10 April 2026

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI